- REUTERS
Virgil van Dijk Bicara Jujur soal Alasan Belum Pensiun dari Timnas Belanda: Saya Langsung Tahu
Jakarta, tvOnenews.com - Kapten Timnas Belanda, Virgil van Dijk, menjelaskan alasan masih tetap bermain untuk De Oranje hingga kini. Kehadiran Xavi Hernandez sebagai pelatih pun menjadi salah satu alasannya.
Timnas Belanda akan kembali bersaing di UEFA Nations League yang akan dimulai pada pekan ini. Lawan pertama mereka adalah Jerman pada Jumat (25/9/2026) dini hari WIB mendatang.
Xavi Hernandez akan melakoni laga debutnya usai ditunjuk Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) untuk menggantikan Ronald Koeman selepas Piala Dunia 2026. Koeman dipecat seiring dengan kegagalan melaju jauh di ajang tersebut.
Terlepas dari pergantian pelatih, tidak ada perubahan soal kapten yang akan tetap dijabat oleh Van Dijk. Meski sudah berusia 35 tahun, sang bek tengah masih merasakan apresiasi dan menikmati masanya bermain untuk Timnas Belanda.
"Saya tidak pernah meragukan diri sendiri; secara fisik saya baik-baik saja. Tetapi Anda juga harus menjaga kenikmatan dan merasakan apresiasi," kata Van Dijk, seperti dilansir dari NOS.
Dia mengakui bahwa sempat ada pertimbangan untuk gantung sepatu dari tim nasional. Namun demikian, Xavi kemudian meneleponnya dan dia langsung tahu untuk tetap lanjut.
"Pikiran Anda melayang ke segala arah setelah Piala Dunia dan setelah tahun yang sangat berat. Jadi, saya juga perlu berlibur,” katanya.
"Dia mengatakan bahwa saya adalah Virgil van Dijk. Anda ingin merasakan apresiasi, dan itu memang ada," tambahnya.
Lebih lanjut, Van Dijk mengindikasikan bahwa dirinya tidak lagi ingin bermain dengan skema lima bek seperti yang sering digunakan Ronald Koeman. Ini juga sekaligus membantah bahwa itu adalah keinginan dirinya untuk bermain dengan skema bertahan.
"Di media diberitakan bahwa keputusan untuk bermain dengan lima bek adalah keputusan saya: itu omong kosong belaka,” katanya.
"Saya rasa saya sudah cukup sering menyatakan bahwa saya tidak setuju bermain dengan lima bek. Rupanya, beberapa orang masih ingin menyebarkan hal itu di media,” tambahnya.
Namun, dia tidak mau merusak hubungannya dengan Koeman. Bagaimanapun, Koeman adalah tokoh penting dalam kariernya, karena dia juga dibawa ke Inggris ketika Koeman melatih Southampton pada 2015.
"Dia adalah sosok yang sangat hebat dalam karier saya. Saya akan selalu menghargainya," kata Van Dijk.
"Saya melakukan percakapan yang sangat panjang dan baik dengan Ronald. Saya sangat berterima kasih kepada Ronald; saya sama sekali tidak memiliki perasaan buruk terhadapnya," tegasnya.
"Tentu saja, saya merasa sedih atas eliminasi tersebut, dan terutama cara terjadinya; itu wajar. Tetapi secara pribadi, sama sekali tidak," kata Van Dijk. (rda)