news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Timnas Malaysia bermain di Stadion GBK.
Sumber :
  • Malaysia NT

Berkaca 2019, Media Malaysia Sebut Diperingkatkan Tak Pakai Jersey Harimau Malaya di Derbi Nusantara Vs Timnas Indonesia

Derbi Nusantara yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin (28/9/2026) ternyata menjadi momok menakutkan bagi jurnalis Malaysia yang meliput FIFA ASEAN Cup 2026. 
Minggu, 27 September 2026 - 20:52 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Duel panas antara Timnas Indonesia kontra Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026 ternyata menyedot perhatian media Malaysia, Berita Harian. 

Derbi Nusantara yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin (28/9/2026) ternyata menjadi momok menakutkan bagi jurnalis Malaysia yang meliput FIFA ASEAN Cup 2026. 

Bayang-bayang insiden 2019 menjadi alasan sejumlah pengamal media Malaysia diminta lebih berhati-hati selama berada di sekitar GBK. 

Bahkan, wartawan Malaysia disarankan tidak mengenakan jersi atau pakaian yang secara jelas menunjukkan identitas negara mereka.

Wartawan BERNAMA Ahmad Nazrin Syahmi Mohamad Arif mengaku masih mengingat situasi mencekam ketika meliput Indonesia melawan Malaysia pada 2019. 

Saat itu, Harimau Malaya menang 3-2 dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion GBK, tetapi para pemain dan ofisial Malaysia harus dievakuasi menggunakan kendaraan lapis baja Barracuda.

"Saya tidak pernah mengalami situasi cukup genting dan penuh cemas seperti itu sepanjang menjadi wartawan, terutama apabila diserang dan dikepung ribuan suporter Indonesia," kata Ahmad Nazrin dikutip dari laman Berita Harian, Minggu (27/9/2026). 

"Jika mau selamat, lebih baik tidak memakai jersey Malaysia karena bisa saja menjadi ancaman atau menyebabkan kita dikejar suporter Indonesia," katanya.

Ahmad Nazrin berharap pengalaman tersebut tidak kembali terjadi dalam pertandingan kali ini. Ia menilai status FIFA ASEAN Cup 2026 semestinya diikuti pengamanan yang mampu memberikan rasa aman bagi seluruh pihak.

"Saya mengharapkan kejadian sama tidak berulang kerana situasi itu cukup menakutkan, namun mengharapkan kejohanan berstatus FIFA mempunyai kawalan keselamatan yang lebih terjamin," katanya.

Jurnalis Malaysia lainnya, David Andreas pun masih ingat tentang kejadian yang juga berlangsung di bulan September itu. Dia berharap kejadian tersebut tak terulang kembali. 

"Kali ini saya berharap kejadian sama tak terulang karena bisa saja (Malaysia) mempermalukan tim tuan rumah dan segala keputusan bisa diterima dengan terbuka karena ini hanyalah pertandingan sepak bola," kata jurnalis TVS tersebut. 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

24:16
05:21
01:14
02:09
04:33
05:19

Viral