news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Timnas Singapura.
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Pengamat Singapura Minta Fans Apresiasi The Lions Meski Kalah Telak 0-6 dari Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Gavin Lee Layak Dipuji

Kekalahan telak Singapura dari Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026 memunculkan evaluasi. Namun, mereka tetap meminta publik memberikan apresiasi kepada Gavin Lee.
Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:53 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kekalahan telak Singapura dari Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026 memunculkan evaluasi dari sejumlah pengamat. Namun, mereka tetap meminta publik memberikan apresiasi kepada Gavin Lee.

Singapura dihancurkan Malaysia dengan skor 0-6 pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Kamis (1/10/2026).

Hasil tersebut memperlihatkan kesenjangan Singapura saat menghadapi lawan dengan kualitas lebih tinggi. The Lions juga dinilai membutuhkan pembaruan komposisi pemain dan peningkatan taktik.

Ko Po Hui, pengelola blog sepak bola lokal Bolasepako, menilai FIFA ASEAN Cup memberikan ujian lebih berat bagi Singapura. Indonesia menjadi salah satu lawan yang menghadirkan tantangan berbeda karena tampil dengan sejumlah pemain utama.

"Kekalahan tadi malam dari Malaysia adalah peringatan yang baik bagi Lions," ujar Ko. Menurutnya, Singapura kini memiliki gambaran mengenai tantangan yang akan dihadapi saat melawan Australia, Tajikistan, dan Irak di Piala Asia.

Edwin Yeo, mantan komentator sepak bola Singapura, juga menjadikan Indonesia sebagai tolok ukur. Ia menilai pengalaman Indonesia menghadapi Australia dan Irak menunjukkan level persaingan yang harus dihadapi Singapura.

"Jangan lupa, di kualifikasi Piala Dunia AFC, Indonesia diundi melawan Australia dan bermain sangat baik melawan Irak," kata Yeo. Menurutnya, pengalaman tersebut memperlihatkan perbedaan level kompetisi yang harus dikejar Singapura.

Ko juga menyoroti persoalan regenerasi yang sudah menjadi pekerjaan rumah Singapura selama beberapa tahun. Ia menilai waktu Gavin Lee untuk melakukan perubahan tidak banyak, terutama dengan komposisi pemain yang masih relatif sama.

Pengamat lainnya, James Walton, memiliki pandangan serupa mengenai skuad The Lions. Menurutnya, taktik, moral, dan sikap pemain memang dapat ditingkatkan, tetapi perubahan besar membutuhkan proses.

"Anda bisa meningkatkan taktik, moral, dan sikap pemain, tetapi kita tidak akan menjadi juara dunia dalam semalam," ujar Walton. Ia juga mengingatkan bahwa Unleash The Roar merupakan proyek jangka panjang untuk mengembangkan sepak bola Singapura.

Meski kalah telak dari Malaysia, para pengamat melihat adanya perkembangan dalam permainan The Lions. Salah satu perubahan yang disoroti adalah peningkatan semangat juang para pemain sejak Gavin Lee menangani tim.

Ko menilai perjalanan Lee sempat berjalan positif sejak dirinya dikukuhkan sebagai pelatih permanen pada November tahun lalu. Performa Singapura kembali mendapat sorotan setelah menghadapi lawan-lawan dengan kualitas lebih tinggi di FIFA ASEAN Cup.

Yeo juga menilai semangat juang Singapura mengalami peningkatan. Bahkan saat kalah 0-6, The Lions masih mampu menciptakan sejumlah peluang sebelum Malaysia mencetak gol ketiga.

"Kita harus memberikan pujian kepada Gavin karena telah menanamkan semangat itu kepada mereka," ujar Yeo. Ia menilai Malaysia tidak terlalu berbahaya sebelum semangat Singapura mulai menurun setelah kebobolan gol ketiga.

Yeo mengakui konsistensi masih menjadi masalah bagi Singapura. Namun, ia menilai Lee telah melakukan pekerjaan yang baik dalam meningkatkan kualitas tim dan The Lions bergerak ke arah yang tepat.

"Dia telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam meningkatkan tim. Kami masih kesulitan mempertahankan standar performa tinggi selama 90 menit, tetapi kami bergerak ke arah yang benar," kata Yeo.

(sub)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral