- tvonenews.com - Julio Tri Saputra
Kim Sang-sik Salahkan Cuaca Panas di GBK Usai Vietnam Kalah dari Malaysia di Perebutan Juara 3 FIFA ASEAN Cup 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Vietnam harus puas finis di posisi keempat FIFA ASEAN Cup 2026. The Golden Star kalah 0-1 dari Malaysia dalam perebutan tempat ketiga di SUGBK, Jakarta.
Pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, menilai cuaca panas ikut memengaruhi kondisi anak asuhnya. Laga perebutan tempat ketiga tersebut berlangsung pada Senin (5/10/2026) sore WIB.
Menurut Sang-sik, kondisi tersebut berdampak pada kebugaran para pemain Vietnam. Situasi menjadi lebih sulit karena waktu pertandingan digelar pada sore hari.
"Pertama-tama, saya ingin meminta maaf kepada semua orang. Cuaca di SUGBK sangat panas, tetapi para pemain senior tampil dengan bagus," kata Sang-sik pascalaga dilansir dari TheThao247.
Pelatih asal Korea Selatan itu tetap memberikan apresiasi kepada skuadnya. Dia menilai para pemain sudah berusaha keras meski menghadapi kondisi yang tidak mudah.
Selain cuaca, Sang-sik juga menyoroti waktu persiapan Vietnam yang cukup terbatas. Kondisi kebugaran sejumlah pemain juga belum mencapai level maksimal sebelum pertandingan.
"Periode persiapan sebenarnya terbatas dengan banyak pemain yang tidak berada pada tingkat kebugaran 100 persen," ujarnya. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang dinilai memengaruhi permainan Vietnam.
Sang-sik juga memahami kekecewaan para pendukung Vietnam. Dia bahkan menyatakan bertanggung jawab penuh atas hasil yang didapat timnya.
"Saya memahami semua penggemar kecewa dengan penampilan yang ditunjukkan tim nasional Vietnam. Saya mengambil tanggung jawab penuh atas hal tersebut," katanya.
Vietnam juga tidak dapat menurunkan kekuatan terbaik dalam pertandingan tersebut. Sejumlah pemain harus absen karena mengalami masalah kebugaran dan cedera.
Nguyen Xuan Son dan Do Hoang Hen menjadi dua nama yang tidak dapat dimainkan Sang-sik. Absennya sejumlah pemain membuat pilihan Vietnam untuk menghadapi Malaysia menjadi lebih terbatas.
Di sisi lain, Malaysia mampu memanfaatkan situasi tersebut dengan permainan yang lebih efektif. Harimau Malaya beberapa kali mengancam melalui serangan cepat yang dibangun dari lini depan.
Bergson da Silva menjadi salah satu pemain yang merepotkan pertahanan Vietnam. Namun, gol kemenangan Malaysia akhirnya lahir melalui pemain pengganti, Fergus Tierney.