- Persib Bandung
Terlalu Jujur, Bojan Hodak Sentil Pemain Persib Jelang Putaran Kedua Super League 2025/26: Mungkin Ada Satu atau Dua Pemain yang Tidak Kami Suka
tvOnenews.com - Status juara paruh musim Super League 2025/26 memang berada di tangan Persib Bandung. Namun di balik posisi puncak klasemen tersebut, Bojan Hodak justru melontarkan pernyataan yang cukup tajam.
Pelatih asal Kroasia itu secara terbuka mengakui tidak semua pemain dalam skuad Maung Bandung sesuai dengan seleranya.
Alih-alih terlena oleh keunggulan satu poin di klasemen, Hodak memilih bersikap realistis. Ia menegaskan bahwa paruh kedua kompetisi akan menjadi ujian sesungguhnya, sekaligus momentum untuk melakukan penyesuaian, termasuk menyangkut pemain yang dianggap belum memenuhi standar permainan Persib.
Persib Puncaki Klasemen, Tapi Evaluasi Tetap Jalan
Persib Bandung menutup putaran pertama dengan kemenangan krusial 1-0 atas Persija Jakarta. Tambahan tiga poin itu membuat Maung Bandung naik ke puncak klasemen, memanfaatkan kekalahan Borneo FC dari Persita Tangerang dengan skor 0-2.
Dari 17 pertandingan, Persib mengoleksi 38 poin dan unggul tipis satu angka dari Borneo FC. Meski hasil tersebut menempatkan timnya sebagai juara paruh musim, Bojan Hodak menilai performa Persib belum sepenuhnya optimal.
“Begini, kami nomor satu di liga. Jadi tentu saja kami tidak bisa puas. Tapi di saat yang sama, saya pikir itu bisa lebih baik,” ujar Hodak.
Menurutnya, Persib masih kerap kehilangan momentum di situasi penting. Ia menyinggung kegagalan penalti yang berulang serta kelengahan di menit-menit akhir laga.
- Persib.co.id
“Kami gagal mengeksekusi lima penalti dan kebobolan beberapa gol di menit-menit terakhir,” ucap pelatih berusia 54 tahun tersebut.
Meski demikian, Hodak tak menutup mata bahwa timnya juga beberapa kali diuntungkan oleh gol penentuan di penghujung laga.
“Kami juga menang beberapa pertandingan di detik-detik terakhir. Jadi saya tidak bisa mengeluh,” katanya.
Pertahanan Kokoh Jadi Senjata Utama Maung Bandung
Salah satu aspek yang paling disorot dari Persib musim ini adalah solidnya lini belakang. Hingga akhir paruh musim, Persib menjadi tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit di Super League 2025/26, hanya 11 gol.
Bahkan, saat bermain di Bandung, mereka baru sekali kebobolan. Bagi Bojan Hodak, catatan tersebut menjadi fondasi utama keberhasilan Persib berada di posisi teratas.