- instagram Ismed Sofyan
Legenda Macan Kemayoran, Ismed Sofyan Murka! Soroti Mental Pemain Persija Usai Takluk dari Persib: Sekarang Persija Enggak Ada Nyalinya!
tvOnenews.com - Kekalahan Persija Jakarta dari Persib Bandung dalam duel sarat gengsi kembali memantik reaksi keras dari salah satu ikon Macan Kemayoran, Ismed Sofyan.
Legenda hidup Persija itu tak bisa menyembunyikan kekecewaannya melihat performa mantan klubnya yang dinilai tampil tanpa semangat juang dalam laga bertajuk el clasico Indonesia tersebut.
Bagi Ismed, pertandingan melawan Persib bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pertaruhan harga diri klub dan suporter.
Karena itu, ia menilai kekalahan 0-1 yang dialami Persija justru semakin menyakitkan lantaran para pemain dianggap gagal menunjukkan mental bertarung yang seharusnya menjadi identitas Macan Kemayoran.
Kritik Pedas Ismed Sofyan: Persija Dinilai Kehilangan Nyali
Persija Jakarta harus mengakui keunggulan Persib Bandung dengan skor tipis 0-1 pada pekan ke-17 Super League 2025/2026. Hasil itu langsung menuai sorotan tajam dari Ismed Sofyan yang dikenal vokal dan tak ragu mengkritik jika Persija tampil di bawah standar.
Mantan kapten Persija tersebut menilai para pemain tampil tanpa determinasi dan tidak menunjukkan rasa lapar untuk menang. Ia bahkan menyebut Persija kehilangan nyali saat menghadapi rival abadinya.
"Enggak ada ngototnya, enggak ada gregetnya, keinginan menangnya enggak ada. Sekarang Persija enggak ada nyalinya," ujar Ismed seperti dikutip dari akun Instagram Jakonline.
Menurut Ismed, masalah Persija bukan semata-mata soal strategi atau skema permainan, melainkan persoalan mental yang dianggap rapuh.
Ia menegaskan bahwa laga melawan Persib seharusnya menjadi momen pemain mengerahkan seluruh kemampuan, bukan sekadar menjalani kewajiban.
- Persib.co.id
Kritik Ismed pun berlanjut dengan pernyataan yang lebih tajam. Ia menyarankan agar Persija memberi kesempatan kepada pemain akademi jika pemain senior tak memiliki motivasi yang cukup.
"Kalau datang ke sana hanya untuk menggugurkan kewajiban, mendingan bawa anak akademi aja," tutup Ismed.
Ismed Sofyan, Sosok Legenda dengan Sumbangsih Besar untuk Persija
Kritik Ismed memiliki bobot tersendiri karena ia bukan sosok sembarangan dalam sejarah Persija Jakarta. Ismed Sofyan merupakan simbol loyalitas dan dedikasi Macan Kemayoran selama lebih dari satu dekade.
Ia membela Persija sejak awal 2000-an hingga pensiun, serta dipercaya menjadi kapten tim dalam waktu yang lama.
Sebagai bek kanan, Ismed dikenal tangguh, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan tinggi. Ia turut mengantar Persija meraih berbagai prestasi, termasuk gelar juara Liga Indonesia dan trofi domestik lainnya. Kontribusinya tak hanya terlihat di lapangan, tetapi juga dalam membangun mental juara di ruang ganti.
Tak heran jika Ismed sangat sensitif melihat Persija tampil tanpa karakter. Bagi dirinya, semangat bertarung adalah warisan yang seharusnya terus dijaga oleh generasi penerus Persija Jakarta.
Persib Juara Paruh Musim, Persija Tertampar di Klasemen
Sementara kritik Ismed bergema, Persib Bandung justru merayakan pencapaian penting. Persib memastikan diri sebagai juara paruh musim Super League 2025/2026 setelah menundukkan Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (11/1/2026).
Gol cepat Beckham Putra Nugraha pada menit kelima menjadi penentu kemenangan Maung Bandung dalam laga penuh tensi tersebut.
Tambahan tiga poin membuat Persib mengoleksi 38 poin dari 17 pertandingan dan naik ke puncak klasemen, menggusur Borneo FC yang terpeleset pada pekan yang sama.
Persib unggul satu poin atas Borneo FC di posisi kedua, sementara Persija harus puas tertahan di peringkat ketiga dengan raihan 35 poin. Dengan komposisi tersebut, Persib resmi menyandang status juara paruh musim.
Kompetisi Super League 2025/2026 dijadwalkan kembali bergulir pada pekan ke-18 mulai 23 Januari 2026. Persib akan menghadapi PSBS Biak, sementara Persija dituntut segera berbenah.
Bagi Persija, kritik keras Ismed Sofyan seharusnya menjadi alarm serius. Jika mental dan semangat tak segera dibenahi, bukan tak mungkin jarak dengan Persib akan semakin melebar di putaran kedua. (udn)