news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kurnia Meiga eks Kiper Timnas Indonesia.
Sumber :
  • Prasetyo Utomo-Antara

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Rabu, 4 Maret 2026 - 12:28 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Penjaga gawang memiliki peran penting sebagai lini pertahanan terakhir dalam sebuah tim sepak bola. 

Indonesia pernah memiliki sosok yang dikenal tangguh di bawah mistar, yakni Kurnia Meiga, dengan refleks cepat, keberanian dalam duel udara, serta mental bertanding yang kuat.

Lahir pada 4 Mei 1990, Kurnia Meiga berkembang menjadi salah satu kiper terbaik di generasinya. 

Kariernya sempat melesat bersama klub dan tim nasional, sebelum akhirnya harus terhenti akibat gangguan kesehatan yang memengaruhi penglihatannya.

Mantan Kiper Timnas Indonesia, Kurnia Meiga
Sumber :
  • VIVA

Meniti Karier dari Akademi hingga Jadi Andalan Arema

Kurnia Meiga mengawali perjalanan profesionalnya dari kompetisi usia muda sebelum akhirnya dikenal luas saat memperkuat Arema FC

Bersama klub asal Malang itu, namanya benar-benar melejit.

Di era awal 2010-an, Meiga menjadi pilihan utama di bawah mistar Arema. 

Penampilannya yang konsisten membuatnya tak tergantikan dalam banyak laga penting.

Bersama Arema, ia ikut merasakan atmosfer kompetisi papan atas Indonesia dan tampil di berbagai turnamen domestik. 

Ia bukan hanya sekadar kiper, tetapi juga pemimpin di lini belakang.

Kurnia Meiga saat jadi kiper dan saat ini
Sumber :
  • Kolase foto Antara - TikTok/kurniameiga_1

Panggung Timnas dan Persaingan Ketat

Performa apik di level klub membuka jalan Meiga ke tim nasional. 

Ia menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia di berbagai ajang internasional.

Di tengah persaingan kiper-kiper terbaik Tanah Air saat itu, Meiga mampu mengamankan posisinya sebagai salah satu pilihan utama. 

Ia tampil di turnamen regional seperti Piala AFF dan pertandingan kualifikasi internasional lainnya.

Di masa jayanya, Meiga adalah simbol rasa aman bagi lini pertahanan Indonesia.

Titik Balik: Gangguan Penglihatan yang Mengubah Segalanya

Karier Kurnia Meiga harus terhenti setelah diketahui mengalami papilledema, yaitu pembengkakan pada saraf optik yang berdampak pada penglihatannya. 

Bagi seorang penjaga gawang, penglihatan adalah segalanya. Sedikit saja gangguan bisa berakibat fatal di lapangan.

Kondisi tersebut membuatnya harus menepi, hingga akhirnya benar-benar meninggalkan sepak bola profesional. 

Sejak sekitar 2017, Meiga tak lagi aktif bermain di kompetisi resmi. 

Mantan Kiper Timnas Indonesia, Kurnia Meiga
Sumber :
  • VIVA

Kehidupan Baru di Media Sosial

Kini, Meiga menjalani kehidupan yang jauh berbeda dari gemerlap stadion. 

Ia aktif melakukan siaran langsung di akun TikTok @kurniameiga_. 

Dalam berbagai live tersebut, ia tampak ditemani seorang rekan yang membantu membacakan komentar penonton karena keterbatasan penglihatannya.

Di platform itu, Meiga berjualan keripik dan menjadi affiliate berbagai produk makanan ringan. 

Langkahnya berjualan di media sosial menjadi cara untuk tetap produktif dan mandiri. 

Banyak penggemar lama yang masih memberikan dukungan di kolom komentar, membuktikan bahwa namanya belum hilang dari ingatan publik sepak bola Indonesia.

Sorotan Kehidupan Pribadi

Perjalanan hidup Meiga tak hanya soal karier dan kesehatan. 

Namanya juga sempat menjadi perbincangan setelah mantan istrinya, Azhiera Adzka Fathir, mengungkap berbagai persoalan rumah tangga mereka ke publik. 

Isu tersebut mencuat setelah muncul perbedaan pernyataan terkait perceraian yang memicu kesalahpahaman.

Situasi itu membuat Meiga kembali menjadi sorotan, bukan karena penyelamatan gemilang di bawah mistar, melainkan karena dinamika kehidupan pribadinya. 

Di tengah kondisi kesehatan yang belum pulih sepenuhnya, ia juga harus menghadapi tekanan dari ruang publik.

Meski kini tak lagi mengenakan sarung tangan dan berdiri di bawah mistar, kontribusinya untuk sepak bola Indonesia tetap tercatat. 

Para penggemar Arema FC dan Timnas Indonesia masih mengingat penyelamatan-penyelamatan penting yang pernah ia lakukan.

Perjalanannya menjadi pengingat bahwa karier di lapangan hijau bisa berubah dalam sekejap. 

Namun tekad untuk bangkit selalu bisa dimainkan, selama peluit kehidupan belum benar-benar berbunyi panjang. (gwn)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:17
03:20
01:48
02:00
00:55
03:22

Viral