news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kiper MU, Senne Lammens.
Sumber :
  • REUTERS/Scott Heppell

Kiper MU Senne Lammens Ternyata Punya Ritual Aneh Sebelum Bertanding, Rendam Sarung Tangan di Jacuzzi demi Performa Maksimal

Kiper MU Senne Lammens mengungkap ritual unik sebelum bertanding, dari merendam sarung tangan di jacuzzi hingga pantangan menyebut clean sheet.
Sabtu, 21 Maret 2026 - 13:00 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Penjaga gawang Manchester United (MU), Senne Lammens mengungkapkan cara unik yang ia lakukan untuk mempersiapkan sarung tangan barunya sebelum turun ke lapangan. Metode tersebut bahkan membuat banyak orang terkejut karena tidak lazim dilakukan oleh kebanyakan kiper profesional.

Lammens direkrut MU dari Royal Antwerp dengan nilai transfer sekitar £18,1 juta. Kedatangannya ke Old Trafford dianggap sebagai solusi setelah performa Andre Onana dan Altay Bayindir dinilai belum sepenuhnya meyakinkan.

Sejak bergabung dengan Setan Merah, kiper asal Belgia itu mampu menunjukkan performa yang stabil. Ia telah tampil dalam 23 pertandingan Liga Inggris dan membantu MU bersaing di papan atas klasemen.

Di balik sikapnya yang terlihat santai, Lammens ternyata memiliki persiapan yang sangat detail sebelum pertandingan. Ia bahkan dikenal sebagai pemain yang sering menghabiskan waktu lebih lama di kompleks latihan Carrington.

Baru-baru ini, Lammens berbincang panjang dengan mantan kiper MU, Ben Foster, dalam podcast Fozcast. Dalam wawancara tersebut, ia menceritakan bagaimana rutinitas hariannya selama berada di pusat latihan klub.

"Saat ini saya tinggal sendirian di sini, jadi saya mencoba untuk sedikit bersantai," akunya dikutip dari Sport Bible.

"Aku sebenarnya tidak ingin berada di rumah jam 1 siang dan tidak melakukan apa pun sepanjang hari."

"Kami punya kolam renang, sauna, dan pemandian air es. Jadi kenapa tidak memanfaatkannya sepenuhnya? Sebagian besar waktu saya adalah orang terakhir di sini. Jika saya punya istri dan anak-anak yang menunggu di rumah, mungkin saya akan sedikit lebih cepat," katanya.

Selain rutinitas di pusat latihan, Lammens juga memiliki cara khusus untuk mempersiapkan perlengkapan pertandingan. Ia mengaku selalu menggunakan sepasang sarung tangan baru setiap kali tampil di pertandingan resmi.

Kiper berusia 23 tahun itu kemudian mengungkapkan bahwa sarung tangan barunya direndam terlebih dahulu sebelum digunakan. Ia bahkan memanfaatkan jacuzzi di fasilitas latihan Manchester United untuk melakukan hal tersebut.

Metode tersebut ia pelajari dari mantan kiper Liverpool dan Sunderland, Simon Mignolet. Kebiasaan itu dilakukan untuk membuat sarung tangan baru terasa lebih nyaman dan memiliki daya cengkeram yang lebih baik.

"Saya memakai sepasang sepatu baru setiap pertandingan, itu bisa berubah tergantung bagaimana perasaan saya - karena saya bermain satu pertandingan seminggu. Jika saya bermain dengan satu pasang sepatu, saya akan berlatih dengan sepatu itu sepanjang minggu sampai sehari sebelum pertandingan. Jika Anda bermain hari Sabtu, saya akan berlatih dengan sepatu itu hari Jumat," ucapnya.

"Tapi sebelum latihan, saya suka mengajak mereka berendam di jacuzzi."

"Sebenarnya saya mendapatkannya dari Simon Mignolet. Dia juga melakukannya. Para pemain tidak percaya, tetapi Anda tahu bagaimana rasanya sarung tangan baru, agak kaku, cengkeramannya tidak bagus. Jadi saya suka memakaikannya selama setengah jam," sambungnya.

Ia kemudian menegaskan bahwa dirinya tidak ikut berendam di dalam jacuzzi tersebut. Lammens hanya mengenakan sarung tangan itu selama beberapa waktu ketika sedang menghadiri rapat tim.

"Tepat sebelum rapat saya memasangnya, lalu setelah rapat saya melepasnya," tambahnya.

"Saya melakukan sesi latihan penuh sehari sebelumnya, lalu saya akan memakainya untuk pemanasan penuh sebelum pertandingan dan kemudian saat pertandingan berlangsung."

Selain ritual dengan sarung tangan, Lammens juga memiliki beberapa kebiasaan lain sebelum pertandingan dimulai. Salah satunya adalah larangan bagi orang-orang di sekitarnya untuk membicarakan peluang clean sheet.

Kakaknya, Tom Lammens, mengungkapkan bahwa adiknya percaya hal tersebut bisa membawa nasib buruk. Karena itu, keluarganya selalu berhati-hati agar tidak menyinggung topik tersebut sebelum laga berlangsung.

"Menurutnya, itu membawa nasib buruk," kata kakak laki-lakinya, Tom, kepada surat kabar tersebut.

"Saya tidak mengirimkan apa pun kepada Senne sebelum pertandingan tentang catatan tanpa kebobolan."

Mantan pelatih kiper Lammens di Royal Antwerp, Brian Vandenbussche, juga mengungkap kebiasaan unik lainnya. Ia mengatakan Lammens selalu memiliki rutinitas tertentu yang dilakukan secara berurutan sebelum pemanasan dimulai.

"Senne punya beberapa hal yang dia lakukan secara berurutan sebelum pemanasan. Dia selalu ingin saya bersiap sebelum dia keluar. Dia melakukan tos kepalan tangan dengan dua kiper lainnya dan dengan saya, itu penting baginya," katanya.

"Sebelum pertandingan, dia juga kembali ke bangku cadangan karena dia butuh saya untuk memberikan botol minuman kepadanya. Dia melakukannya agar saya bisa memberikan beberapa nasihat terakhir kepadanya."

Selain itu, kebiasaan lain yang dilakukan Lammens juga diungkap oleh Rik De Mil yang pernah menjadi asisten pelatihnya di Club Brugge. Ia menyebut sang kiper selalu menaruh botol minumnya di sisi yang sama dengan gawang yang dijaganya.

Ritual-ritual kecil tersebut dipercaya Lammens mampu membantu menjaga fokusnya sebelum pertandingan. Kebiasaan itu juga menjadi bagian dari persiapan mental yang membuatnya tampil lebih percaya diri di bawah mistar gawang Manchester United. (fan)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:50
11:46
13:17
04:14
05:49
11:46

Viral