- PSSI
Kejutan AFF! Australia Diundang ke ASEAN Cup 2026, Ujian Berat Bagi Timnas Indonesia?
tvOnenews.com - Rencana mengejutkan datang dari penyelenggara ASEAN Cup 2026. Federasi sepak bola Asia Tenggara (AFF) dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mengundang Australia, tim raksasa Asia, ke dalam turnamen regional tersebut.
Pertanyaannya, apakah ini menjadi sinyal bahaya bagi Timnas Indonesia yang tengah memburu gelar pertamanya?
Selama hampir tiga dekade, turnamen ini identik dengan persaingan antarnegara Asia Tenggara. Namun, masuknya Australia berpotensi mengubah peta kekuatan secara drastis.
Dengan ranking FIFA yang jauh lebih tinggi dan pengalaman di level Piala Dunia, kehadiran Socceroos bisa menjadi “tembok besar” bagi tim mana pun yang ingin juara, termasuk Timnas Indonesia.
Australia Masuk ASEAN Cup 2026, Ancaman Nyata atau Sekadar Wacana?
Wacana undangan Australia muncul dari laporan media regional yang menyebut AFF tengah mempertimbangkan langkah besar untuk meningkatkan kualitas kompetisi.
- AFC
Saat ini, Australia berada di peringkat 27 FIFA dan dipastikan tampil di Piala Dunia 2026, sebuah kontras tajam dibanding mayoritas tim Asia Tenggara.
Jika dibandingkan, negara-negara ASEAN umumnya berada di luar 100 besar ranking FIFA. Hal ini membuat gap kualitas menjadi sangat mencolok.
Kehadiran pemain seperti Harry Souttar dan kolega berpotensi mengubah dinamika turnamen yang selama ini relatif seimbang.
Namun, ada satu faktor yang bisa menjadi penyeimbang. Turnamen ASEAN Cup 2026 tidak masuk kalender resmi FIFA, sehingga Australia kemungkinan tidak bisa menurunkan skuad terbaiknya. Kondisi ini membuka peluang bagi tim-tim ASEAN untuk tetap bersaing.
Strategi John Herdman dan Persiapan Timnas Indonesia
Di tengah potensi perubahan besar ini, Timnas Indonesia justru tengah melakukan persiapan serius. Kedatangan pelatih baru John Herdman menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing tim.
Herdman telah menjadwalkan pemusatan latihan (TC) pada 26–30 Mei 2026 di Jakarta. Menurutnya, TC ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan tahap seleksi penting untuk menentukan skuad final.
“Sebagai kepala pelatih dan staf, kami telah menyaksikan banyak pertandingan musim ini dan memahami potensi pemain domestik,” ujar Herdman.
Ia menegaskan bahwa semua pemain memiliki peluang yang sama, namun hanya mereka yang tampil maksimal selama TC yang akan dipilih. Program latihan juga dirancang intensif, termasuk pertandingan internal untuk menguji fisik, taktik, hingga chemistry tim.