news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kalah Dramatis dari Australia, Timnas Indonesia U-19 Dapat Modal Penting Jelang Kualifikasi Piala Asia U-20 2026.
Sumber :
  • Instagram Timnas Indonesia

Kalah Dramatis dari Australia, Timnas Indonesia U-19 Dapat Modal Penting Jelang Kualifikasi Piala Asia U-20 2026

Timnas Indonesia U-19 harus mengakui keunggulan Australia U-19 di semifinal Piala AFF U-19 2026. Meski gagal ke final, Garuda Muda membawa banyak pelajaran berharga untuk Kualifikasi Piala Asia U-20.
Kamis, 11 Juni 2026 - 23:51 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Timnas Indonesia U-19 harus mengakhiri langkahnya di semifinal Piala AFF U-19 2026 setelah kalah tipis dari Australia U-19. 

Meski gagal melaju ke partai puncak, penampilan anak asuh Nova Arianto menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing melawan salah satu kekuatan sepak bola muda terbaik di kawasan Asia-Pasifik.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Kamis (11/6/2026) malam WIB, menjadi ujian penting bagi generasi muda Indonesia. 

Hasil akhir memang tidak berpihak kepada tuan rumah, namun duel ketat melawan Australia memberikan banyak bahan evaluasi sekaligus modal berharga untuk menghadapi agenda yang lebih besar dalam beberapa bulan mendatang.

Strategi Nova Arianto Sempat Merepotkan Australia

Menghadapi Australia U-19 yang dikenal memiliki kekuatan fisik dan organisasi permainan yang solid, pelatih Nova Arianto melakukan perubahan strategi yang cukup berani.

Jika pada pertandingan sebelumnya Indonesia kerap menggunakan formasi 3-4-3, kali ini Nova memilih pendekatan berbeda dengan mengandalkan skema 4-4-2 untuk meredam agresivitas lini tengah dan serangan Young Socceroos.

Sejak menit awal, sejumlah pemain andalan seperti Mathew Baker, Fabio Azkairawan, Putu Panji Apriawan, dan Arkhan Kaka langsung dipercaya tampil sebagai starter.

Strategi tersebut cukup efektif pada babak pertama. Indonesia tampil disiplin dalam bertahan dan mampu menutup ruang gerak para pemain Australia. Beberapa peluang yang dibangun lawan berhasil dipatahkan oleh lini belakang Garuda Muda.

Penampilan kiper Dafa Al Gasemi juga layak mendapat apresiasi. Sepanjang babak pertama, penjaga gawang muda Indonesia itu beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk menjaga gawangnya tetap aman.

Di sisi lain, Indonesia juga sempat mengancam melalui serangan balik cepat. Peluang terbaik datang pada menit ke-26 ketika Arkhan Kaka melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Sayangnya, bola masih melenceng dari sasaran.

Kalah Dramatis dari Australia, Timnas Indonesia U-19 Dapat Modal Penting Jelang Kualifikasi Piala Asia U-20 2026
Sumber :
  • Instagram Timnas Indonesia

Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Gol VAR Marcus Neill Hentikan Langkah Garuda Muda

Memasuki babak kedua, Australia mulai meningkatkan intensitas serangan. Tim tamu lebih banyak menguasai bola dan berusaha menekan pertahanan Indonesia.

Meski demikian, pertahanan Garuda Muda tetap tampil solid. Dafa kembali menjadi penyelamat setelah menggagalkan sejumlah peluang berbahaya Australia, termasuk sundulan Medin Memeti pada menit ke-78.

Indonesia sebenarnya memiliki beberapa kesempatan emas untuk mencetak gol. Aksi individu Arkhan Kaka sempat menghasilkan peluang berbahaya, begitu pula tembakan Muhammad Isfandyar yang nyaris mengancam gawang lawan.

Peluang terbaik Indonesia hadir pada menit ke-66. Amar Brkic melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti dan mengirimkan umpan matang kepada Arkhan Kaka yang berdiri di depan gawang. Namun sontekan sang striker belum mampu menemui sasaran.

Pada menit ke-80, Amar Brkic kembali menjadi motor serangan Indonesia. Umpan terukurnya berhasil diteruskan Dimas Adi Prasetyo di dalam kotak penalti, tetapi bola masih melebar tipis di sisi gawang Australia.

Saat laga tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, petaka datang bagi Indonesia pada menit ke-89. Kesalahan umpan di area pertahanan berhasil dimanfaatkan pemain Australia.

Marcus Neill yang lolos dari pengawalan sukses menjebol gawang Dafa Al Gasemi. Wasit sempat menganulir gol tersebut karena dianggap offside. Namun setelah melakukan pemeriksaan melalui Video Assistant Referee (VAR), gol akhirnya disahkan.

Keputusan itu membuat Australia unggul 1-0. Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kalah, tetapi Jadi Bekal Berharga Menuju Piala Asia

Kekalahan dari Australia membuat langkah Timnas Indonesia U-19 terhenti di babak semifinal. Sementara itu, Australia berhak melaju ke final untuk menghadapi Thailand dalam perebutan gelar juara Piala AFF U-19 2026.

Meski gagal mencapai partai puncak, perjalanan Garuda Muda belum selesai. Indonesia masih akan tampil dalam pertandingan perebutan posisi ketiga menghadapi Kamboja pada Sabtu, 13 Juni 2026.

Lebih dari sekadar perebutan peringkat, laga melawan Australia memberikan banyak pelajaran penting bagi skuad Nova Arianto. 

Tim pelatih kini memiliki gambaran jelas mengenai aspek yang perlu diperbaiki, mulai dari efektivitas penyelesaian akhir hingga konsentrasi pada menit-menit krusial pertandingan.

Pengalaman menghadapi Australia juga menjadi sangat berharga karena kedua tim dijadwalkan bertemu kembali dalam Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 yang akan berlangsung pada 6 September 2026.

Dalam ajang tersebut, Indonesia akan bersaing dengan Australia, Malaysia, dan Laos untuk memperebutkan tiket ke putaran final. 

Karena itu, duel semifinal AFF U-19 dapat menjadi referensi penting bagi tim pelatih dalam menyusun strategi menghadapi lawan yang sama beberapa bulan mendatang.

Meski hasil akhir mengecewakan, penampilan Garuda Muda menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dengan tim-tim kuat di kawasan. 

Dengan evaluasi yang tepat dan peningkatan kualitas permainan, kekalahan tipis dari Australia bisa menjadi fondasi berharga untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di level Asia.

Susunan pemain
Timnas Indonesia U-19 (3-5-2): Dafa Al Gasemi (kiper): Muhammad Al Gazani, Putu Panji, Mathew Baker; Theodore Lemming, Eizar Tanjung, Nazriel Alfaro, Muhammad Isfandyar, Fabio Azkairawan; Arkhan Kaka, Dimas Adi Prasetyo

Australia: George Levis Plusnin; Haine Anthony Eames, Peter Gerard Antoniou, Alexander Lech Garbowski, Medin Memeti, Jai Diesel Rose, Alexander Jesse Bolton, Lawrence Wonf, Oliver Ilija Dragicevic, Amlani Tatu, Luka Didulica
(udn)
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:39
05:01
09:20
06:52
03:24
01:04

Viral