- Instagram/Sam Van Raalte
Jurnalis Belanda Dedikasikan Buku Tentang Sepak Bola Indonesia: Dijadikan Layaknya Agama
Jakarta, tvOnenews.com - Jurnalis Belanda, Sam van Raalte mendedikasikan pengabdiannya di sepak bola Indonesia dengan membuat sebuah buku berjudul 'De Voetbalrepubliek'.
Jurnalis berusia 35 tahun ini sengaja datang ke berbagai daerah sepak bola di Indonesia untuk menemukan makna si bola bundar di Tanah Air. Tak hanya bergelut dengan Timnas Indonesia yang memiliki sejumlah pemain keturunan Belanda, jurnalis asal Den Haag ini bahkan turun ke level klub dan bahkan menggali sejarah soal keluarganya di Indonesia.
Sam menaruh subjudul "Perjalanan di Negara Sepak Bola Terbesar di Dunia" sebagai bukti bahwa Indonesia benar-benar menjadi negara sepak bola.
"Di Indonesia, sepak bola benar-benar menjadi raja. Jadi ini adalah negara terbesar di dunia yang menjadikan sepak bola sebagai olahraga nomor satu. Hanya saja, mereka belum terlalu bagus dalam hal prestasi," ujar Sam dikutip dari laman Omrepwest, Minggu (14/6/2026).
Selama proses penulisan bukunya, Sam mengikuti perjalanan Timnas Indonesia yang saat itu masih berjuang memperebutkan tiket menuju Piala Dunia.
Ia melakukan perjalanan dari Australia, Bali, Jakarta hingga Arab Saudi untuk menyaksikan langsung perjuangan skuad Garuda.
Namun, kegagalan Indonesia lolos ke Piala Dunia justru menghadirkan perasaan campur aduk bagi dirinya meski dia tak memiliki hubungan langsung dengan Skuad Garuda.
"Saya merasa memiliki perasaan yang bercampur. Saya sedih untuk para pemain dan tentu saja untuk rakyat Indonesia. Tetapi seiring perjalanan itu, saya juga melihat bagaimana para politisi mencoba memanfaatkan kesuksesan tim nasional demi citra mereka sendiri," katanya.
Dalam bukunya, Sam menyoroti hubungan erat antara sepak bola dan politik di Indonesia. Ia menilai keberhasilan Timnas Indonesia sering kali dimanfaatkan sebagai alat pencitraan oleh tokoh-tokoh politik.
"Pada tim nasional, presiden atau ketua federasi sepak bola mencoba mendapatkan keuntungan politik dari keberhasilan itu. Sementara di level klub, ada gubernur daerah yang melakukan hal serupa," ujarnya.
Selain aspek politik, Sam justru lebih terkesan dengan budaya sepak bola Indonesia yang menurutnya sangat berbeda dengan Eropa. Sebagai pendukung Ajax Amsterdam yang sudah mengunjungi berbagai stadion di Eropa, pengalaman yang ia rasakan di Indonesia disebut jauh lebih berkesan.