news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan diganjar kartu kuning oleh wasit Francois Letexier dalam laga Argentina vs Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026..
Sumber :
  • REUTERS/Paul Childs

Mesir Murka ke Wasit yang Pernah 'Hancurkan' Mimpi Shin Tae-yong, Kemenangan Argentina di Piala Dunia 2026 Buka Luka Lama Timnas Indonesia

Francois Letexier adalah wasit yang sama dengan pengandil yang menggagalkan Timnas Indonesia menembus Olimpiade 2024 lalu. 
Kamis, 9 Juli 2026 - 01:48 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kepemimpinan wasit asal Prancis, Francois Letexier di laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Mesir melawan Argentina ternyata membuka luka lama Timnas Indonesia. 

Francois Letexier adalah wasit yang sama dengan pengandil yang menggagalkan Timnas Indonesia menembus Olimpiade 2024 lalu. 

Amarah Mesir atas kepemimpinan wasit tersebut mengingatkan kembali kekecewaan Shin Tae-yong ketika memimpin Timnas Indonesia U-23 melawan Guinea.

Mesir harus mengubur mimpi melangkah ke perempat final setelah kalah dramatis 2-3 dari juara bertahan Argentina pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Atlanta, Selasa (7/7/2026). Padahal, tim asuhan Hossam Hassan sempat unggul dua gol lebih dulu melalui Yasser Ibrahim dan Mostafa Ziko.

Namun, Argentina bangkit lewat gol Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez untuk membalikkan keadaan. Di balik comeback tersebut, sejumlah keputusan wasit Francois Letexier memicu kemarahan kubu Mesir.

Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) bahkan dikabarkan langsung mengajukan protes terhadap kepemimpinan Letexier beserta seluruh perangkat pertandingan. Puncaknya, Hossam Hassan melontarkan tudingan keras dengan menyebut hasil pertandingan seolah dirancang agar Lionel Messi tetap bertahan di turnamen.

Shin Tae-yong dikartu merah Francois Letexier
Sumber :
  • Tangkapan Layar FIFA+

Dilansir dari laman Best Eleven, kontroversi itu ternyata membangkitkan memori buruk Shin Tae-yong. Sebab, Letexier adalah wasit yang memimpin laga play-off Olimpiade Paris 2024 antara Timnas Indonesia U-23 melawan Guinea pada 9 Mei 2024.

Kala itu, Indonesia yang dibesut Shin Tae-yong kalah tipis 0-1 setelah Guinea mendapatkan hadiah penalti. Kepemimpinan Letexier menjadi sorotan karena dinilai mengeluarkan sejumlah keputusan yang merugikan Garuda Muda.

Dalam pertandingan tersebut, Indonesia merasa dirugikan oleh dua keputusan penalti yang kontroversial. Penalti pertama disebut terjadi meski pelanggaran dinilai berlangsung di luar kotak penalti. Sementara penalti kedua diberikan meski tekel pemain Indonesia dianggap lebih dulu mengenai bola sebelum lawan terjatuh.

Shin Tae-yong yang tidak mampu menyembunyikan emosinya langsung memprotes keras keputusan tersebut. Akibat protes itu, Letexier mengusir Shin Tae-yong dari area teknis dengan kartu merah.

Usai pertandingan, mantan pelatih Timnas Indonesia itu meluapkan kekecewaannya terhadap kepemimpinan sang pengadil lapangan.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:39
01:56
01:15
05:45
01:34
01:16

Viral