- Reuters
Jeff Bezos Sebentar Lagi Jadi Pemilik Liverpool
Jakarta, tvOnenews – Pendiri Amazon, Jeff Bezos, dikabarkan semakin dekat dengan kesepakatan untuk membeli sekitar sepertiga saham klub Premier League, Liverpool.
Ia menjadi bagian dari konsorsium investor yang dipimpin Amit Bhatia, menantu taipan baja asal India, Lakshmi Mittal.
Selain Jeff Bezos, konsorsium tersebut juga disebut melibatkan Eduardo Saverin, salah satu pendiri Facebook.
Laporan Reuters dan Sky News menyebut pembicaraan antara kelompok investor tersebut dan pemilik Liverpool, Fenway Sports Group (FSG), telah memasuki tahap lanjutan.
Kesepakatan itu bahkan berpotensi diumumkan dalam waktu dekat. Jika terealisasi, konsorsium tersebut akan memperoleh sekitar sepertiga kepemilikan Liverpool.
Transaksi ini diperkirakan memberikan valuasi klub sebesar US$5,9 miliar (Rp105 triliun). Dengan asumsi sepertiga saham dihitung secara proporsional dari valuasi tersebut, nilai saham yang diperjualbelikan berada di kisaran US$2 miliar (Rp35,5 miliar).
Nilai tersebut menempatkan Liverpool di jajaran klub sepak bola dengan valuasi tertinggi di dunia.
Kesepakatan ini juga menunjukkan betapa pesatnya peningkatan nilai Liverpool sejak FSG mengambil alih klub pada 2010.
FSG saat itu membeli Liverpool dengan harga sekitar 300 juta Poundsterling (Rp7,2 miliar), sehingga valuasi sekitar 4,4 miliar Poundsterling (Rp105,6 miliar) mencerminkan peningkatan nilai klub lebih dari 14 kali lipat secara nominal.
FSG Tetap Pegang Kendali Liverpool
Meski menjual saham dalam jumlah besar, FSG diperkirakan tetap mempertahankan kendali atas Liverpool.
Pemilik asal Amerika Serikat tersebut memang telah membuka peluang masuknya investor eksternal dalam beberapa tahun terakhir, tetapi tetap mempertahankan posisi sebagai pengendali klub.
FSG mengambil alih Liverpool pada Oktober 2010. Di bawah kepemilikan tersebut, Liverpool berkembang menjadi salah satu kekuatan terbesar di sepak bola Eropa, baik dari sisi prestasi maupun nilai komersial.
Liverpool berhasil mengakhiri penantian 30 tahun untuk meraih gelar liga Inggris pada musim 2019/2020 di bawah Juergen Klopp.
Pada musim 2024/2025, The Reds kembali menjadi juara Liga Premier, sekaligus menyamai rekor Manchester United dengan koleksi 20 gelar liga Inggris.
Arne Slot menjadi manajer yang membawa Liverpool meraih gelar tersebut pada musim pertamanya di Anfield.
Kekayaan Jeff Bezos dan Eduardo Saverin
Keterlibatan Bezos membuat kesepakatan ini semakin menjadi sorotan. Berdasarkan data Forbes pada Juli 2026, kekayaan bersih Jeff Bezos berada di kisaran US$243 miliar (Rp4.319 triliun), meski angka tersebut dapat berubah mengikuti pergerakan harga saham dan aset yang dimilikinya.
Bezos merupakan pendiri Amazon dan saat ini menjabat sebagai executive chairman perusahaan tersebut. Sementara itu, Eduardo Saverin juga masuk jajaran miliarder dunia.
Forbes memperkirakan kekayaan bersihnya sekitar US$35,8 miliar (Rp636,7 triliun) pada Juli 2026. Saverin merupakan salah satu pendiri Facebook dan kini aktif sebagai investor teknologi melalui perusahaan modal venturanya.
Dengan demikian, jika kesepakatan Liverpool benar-benar terealisasi, klub tersebut akan mendapatkan dukungan finansial dari dua pengusaha teknologi dengan kekayaan gabungan ratusan miliar dolar AS.
Liverpool Memasuki Era Baru
Rencana investasi tersebut muncul ketika Liverpool tengah mengalami perubahan besar. Klub baru saja melewati periode transisi setelah berakhirnya era Arne Slot dan kepergian Mohamed Salah.
Situasi tersebut membuat struktur olahraga dan arah jangka panjang klub menjadi perhatian besar.
Perubahan juga terjadi di jajaran manajemen. Michael Edwards, sosok yang memiliki peran penting dalam membangun skuad Liverpool pada era kejayaan Juergen Klopp, meninggalkan posisinya sebagai CEO of Football FSG pada Juli 2026.
Edwards sebelumnya dikenal luas karena perannya dalam strategi perekrutan pemain Liverpool. Ia kembali ke FSG pada 2024 dengan tanggung jawab yang lebih luas, termasuk mengembangkan rencana multi-klub.
Namun, rencana tersebut akhirnya tidak dilanjutkan dan Edwards kemudian memilih meninggalkan jabatannya. FSG secara resmi mengumumkan kepergiannya pada 10 Juli 2026.
Di tengah berbagai perubahan tersebut, masuknya konsorsium yang melibatkan Jeff Bezos dan Eduardo Saverin berpotensi memberikan dimensi baru bagi Liverpool, terutama dari sisi bisnis, teknologi, dan pengembangan komersial. Namun, hingga saat ini Liverpool dan FSG belum memberikan konfirmasi resmi mengenai kesepakatan tersebut.