- Istimewa
Walau Tanpa Bobotoh di Stadion GBK, Persib Tetap Dapat Dukungan Penuh di Bandung
Bandung, tvOnenews.com - Keputusan laga Persija vs Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/9/2026) yang digelar tanpa kehadiran suporter tandang tak membuat dukungan Bobotoh untuk Persib berkurang.
Kecintaan Bobotoh terhadap Persib Bandung kini tidak selalu harus ditunjukkan dari tribun stadion. Nonton bareng (nobar) perlahan menjadi bagian dari kultur suporter untuk tetap merasakan atmosfer pertandingan sekaligus merawat gairah mendukung Maung Bandung.
Meski pertandingan berlangsung di Jakarta, sejumlah tempat nobar di Bandung tetap dipadati Bobotoh yang ingin menyaksikan duel rivalitas tersebut bersama-sama.
Salah satu lokasi yang merasakan tingginya antusiasme itu adalah Ludo Sports Kitchen di kawasan Kiara Condong, Bandung. Sports bar tersebut bahkan sudah kehabisan tempat beberapa hari sebelum pertandingan Persib kontra Persija digelar.
Head of Marketing Ludo Sports and Kitchen, Rivan Mandala Putera, mengatakan nobar memang menjadi salah satu konsep utama yang ditawarkan tempatnya. Selain pertandingan Persib, Ludo juga menggelar agenda nobar berbagai kompetisi sepak bola internasional hingga olahraga lainnya.
"Ya, Ludo memang konsepnya sports bar and kitchen. Jadi, kita memang salah satunya fokus di nobar, terutama nobar Persib karena kita ada di Bandung," ujar Rivan.
Menurut Rivan, pertandingan dengan status big match menjadi magnet kuat bagi Bobotoh untuk berkumpul. Antusiasme tersebut bahkan terlihat sejak reservasi dibuka jauh sebelum laga berlangsung.
"Kalau dilihat antusiasmenya sangat tinggi. Kita bisa lihat setelah kita buka reservasi di H-5, di H-3 sudah sold out. Sudah tidak ada tempat lagi," ungkapnya.
Bagi Bobotoh, nobar bukan hanya soal menyaksikan layar televisi bersama-sama, tetapi juga menghadirkan atmosfer yang menyerupai pengalaman di stadion. Atribut Persib, nyanyian suporter, hingga reaksi spontan saat peluang dan gol terjadi membuat ruang nobar berubah menjadi titik kumpul baru bagi para pendukung Maung Bandung.
Ludo pun mencoba menghadirkan pengalaman tersebut melalui fasilitas TV wall serta pilihan makanan dan minuman yang beragam. Konsep itu menjadi daya tarik bagi Bobotoh yang ingin menikmati pertandingan dengan suasana berbeda tanpa harus berada di dalam stadion.
"Yang jelas kita punya gaya tersendiri, style tersendiri, kita punya TV wall. Dan juga tentunya makanan-makanan yang beranekaragam serta berkualitas. Rasanya bisa terjamin baik dan enak," katanya.
Rivan menilai berkembangnya budaya nobar juga dapat memberikan efek positif bagi sektor ekonomi lokal. Ia berharap semakin banyak ruang nobar yang hadir dan mampu menjadi wadah berkumpulnya suporter secara aman serta kondusif.
"Harapannya antusiasmenya tetap tinggi dan juga bisa memajukan UMKM. Biarpun nobar tensinya tinggi, panas, tetap harus kondusif dan kembali lagi, sportif," tuturnya.
Nobar juga menjadi pilihan bagi Bobotoh yang kesulitan memperoleh tiket pertandingan Persib. Ketimbang membeli tiket melalui calo atau memaksakan diri datang ke stadion tanpa tiket, menyaksikan pertandingan bersama komunitas dinilai menjadi pilihan yang lebih aman.
"Kalau tiket susah, apalagi ada calo, mendingan nonton bareng. Daripada beli di calo atau memaksa datang ke stadion tidak punya tiket, lebih baik nobar saja," ucapnya.
Kuatnya ikatan Bobotoh dengan Persib bahkan membuat atmosfer nobar menarik perhatian penonton dari luar negeri. Rivan mengungkapkan pengalaman paling berkesan terjadi ketika Persib meraih gelar juara musim lalu dan sejumlah pelanggan mancanegara sengaja datang untuk merasakan langsung atmosfer dukungan terhadap Maung Bandung.
"Mereka sengaja datang ke sini hanya untuk melihat antusiasme bagaimana Bandung itu sebagai kota sepak bola. Mereka sangat antusias terhadap Persib," ujar Rivan.