- Viva dan Persebaya
Berubah Drastis! Begini Kabar 7 Pemain Asing yang Pernah Bermain di Liga Indonesia, Ada yang Jadi Wali Kota hingga Ngolah Sampah
Setelah itu, Pierre Njanka pindah ke sejumlah tim Liga Indonesia seperti Arema FC, Aceh United, Mitra Kukar, hingga Putra Samarinda sebelum akhirnya kembali ke Kamerun.
Usai gantung sepatu, Pierre Njanka diketahui masih aktif di dunia sepak bola dengan memberikan pelatihan kepada pemain-pemain muda Kamerun.
5. Roger Milla
Pemain yang dikenal karena selebrasi khasnya pada Piala Dunia 1990 itu datang ke Liga Indonesia di penghujung kariernya dengan membela Pelita Jaya dan Putra Samarinda.
Usai gantung sepatu, Roger Milla aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan, seperti mendirikan Yayasan Heart of Africa dengan program pengolahan sampah plastik.
Selain itu, Roger Milla juga mendirikan Noma Fund yang bertujuan untuk memerangi penyakit noma yang banyak menyerang anak-anak di Afrika.
Sejumlah legenda sepak bola Afrika juga terlibat dalam yayasan yang digagas oleh Roger Milla seperti mantan pemain Barcelona, Samuel Eto'o.
6. Patricio Morales
Striker Arema Malang Patricio Morales (Source: Antara)
Patricio Morales sempat menjadi striker menakutkan di Liga Indonesia pada musim 2010 ketika memperkuat Arema Malang. Ia juga pernah membela Persik Kediri dan Persebaya Surabaya.
Setelah menamatkan kariernya sebagai pesepakbola pada 2017, Pato kembali ke Chile dan membentuk sebuah sekolah sepak bola bagi anak-anak di sana.
7. Robertino Pugliara
Klub-klub besar Liga Indonesia seperti Persija Jakarta, Persib Bandung, PSM Makassar, Persipura Jayapura, hingga Persebaya Surabaya tercatat pernah menggunakan jasanya.
Namun, Bajul Ijo menjadi tim Liga Indonesia terakhir yang ia bela usai mengalami cedera parah pada 2018. Kini Robertino Pugliara kembali ke Argentina dan berkumpul dengan keluarganya. (han)