- tvOnenews-Ilham Giovani
Laga Persib Bandung vs Persis Solo Kembali Dihentikan Akibat Flare dan Petasan, Beckham Putra dan Nick Kuipers Sampai Turun Tangan
Bandung, tvOnenews.com - Pertandingan antara Persib Bandung menghadapi Persis Solo kembali dihentikan akibat adanya sejumlah suporter yang menyalakan flare dan petasan.
Persib Bandung saat ini tengah melakoni laga kandang terakhir di Liga 1 musim 2024/2025 menghadapi Persis Solo.
Pertandingan itu sendiri berlangsung meriah di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu (24/5/2024) sore WIB.
- tvOnenews-Ilham Giovani
Laga ini menjadi sangat penting bagi Persib Bandung dan Bobotoh usai dinobatkan sebagai tim peraih gelar juara back to back Liga 1.
Puluhan ribu Bobotoh pun terlihat semarak memenuhi Stadion GBLA, bahkan sejak siang hari demi menyambut sang juara.
Beragam yel-yel hingga tifo megah mewarnai jalannya pertandingan Persib Bandung kontra Persis Solo tersebut.
Namun sayang, kemeriahan laga tersebut harus tercoreng dengan adanya beberapa insiden yang membuat wasit menghentikan pertandingan.
- tvOnenews-Ilham Giovani
Berdasarkan pantauan tvOnenews.com di lokasi, tercatat laga tersebut sempat dihentikan akibat adanya suporter yang menyalakan petasan.
Wasit Rio Permana Putra memilih untuk menghentikan jalannya pertandingan di menit ke-26 akibat adanya petasan.
Insiden penyalaan petasan itu pun akhirnya bisa reda sekitar 10 menit kemudian, hingga pertandingan kembali dilanjutkan.
Kendati begitu, pertandingan kembali dihentikan setelah gol kedua yang dicetak Gustavo Pranca pada menit ke-58.
Terpantau jika setelah gol kedua bagi Persib Bandung itu terlihat para suporter mulai menyalakan flare di berbagai tribune Stadion GBLA.
- tvOnenews - Ilham Giovani
Tak hanya flare, sejumlah petasan pun kembali dinyalakan sehingga mengganggu jalannya pertandingan tersebut.
Bahkan, adanya aksi penyalaan flare dan petasan itu membuat sejumlah pemain Persib Bandung sampai turun tangan.
Nick Kuipers dan Gustavo Pranca menjadi pemain pertama yang menghampiri para suporter untuk meminta mematikan flare.
Bahkan, Nick Kuipers terlihat menunjukkan gestur tangan disilangkan sebagai tanda meminta para suporter mematikan flare dan petasan yang justru berakhir dengan aksi pelemparan ke arah lapangan.