- Instagram @oleromeny
Sekalipun Ole Romeny Dihujat Netizen, Striker Timnas Indonesia Itu Jujur Kalau Dia Sebenarnya …
tvOnenews.com - Ole Romeny menjadi sorotan panas publik setelah aksinya di lapangan selama turnamen Piala Presiden 2025 menuai hujatan luas.
Pemain Timnas Indonesia yang juga membela klub Inggris, Oxford United, itu tak hanya menuai kritik karena dianggap tidak respek pada lawan, tapi juga diserang usai mengalami cedera akibat tekel keras.
Meski begitu, Ole Romeny tetap jujur menyampaikan prinsipnya soal komentar dari netizen.
Ole Romeny. (Sumber: Instagram - @officialpialapresiden)
Kontroversi bermula saat Oxford United menghadapi Liga Indonesia All-Star.
Dalam pertandingan tersebut, Romeny sempat melakukan aksi juggling bola di hadapan pemain lawan, yang kemudian viral di TikTok.
Video yang diunggah akun indobarbar222b pada 7 Juli 2025 itu memperlihatkan Romeny menerima umpan lalu memamerkan skill juggling beberapa kali, tanpa mencetak gol.
Bukannya dipuji, aksinya malah menuai cercaan. Banyak netizen menyebut Romeny “terlalu pamer”, “tidak menghormati lawan”, hingga menjulukinya “pemain sirkus”.
Beberapa komentar menyayangkan aksi itu karena dilakukan kepada pemain senior dari Indonesia sendiri, yang selama ini telah berjasa dalam dunia sepak bola nasional.
Namun drama tak berhenti sampai di situ. Pada laga berikutnya di Grup A melawan Arema FC, 10 Juli 2025, Romeny mengalami cedera akibat tekel keras dari Paulinho Moccelin.
Meski wasit hanya memberikan kartu kuning, netizen justru berbalik membela Romeny, menyerang akun Instagram Paulinho dan Arema FC, bahkan menuntut permintaan maaf.
Tak tinggal diam, Romeny mengunggah kekesalannya lewat Instagram Story dengan tulisan, “No red card??? Joke!!” yang kemudian dihapus.
Hal ini menunjukkan kekecewaannya atas keputusan wasit yang dianggap tak melindungi pemain.
Pelatih Arema, Marcos Santos, merespons insiden ini dengan permintaan maaf dan harapan agar cedera sang striker tak terlalu serius.
Menariknya, beberapa hari sebelum kejadian-kejadian panas ini, Romeny sempat berbicara jujur tentang komentar netizen dalam sebuah podcast yang diunggah kanal YouTube VINDES pada 5 Juli 2025. Ia hadir bersama Marselino Ferdinan, rekannya di Timnas Indonesia.
Dalam perbincangan santai bersama Desta, Ole Romeny ditanya apakah ia sering membaca komentar netizen.
Romeny menjawab, “Tidak, saya tidak mencoba membacanya. Itu tidak baik. Baik atau buruk.”
“Kenapa? Jangan taruh di sini [menunjuk kepalanya] karena pendapat orang lain juga bisa menjadi buruk. Anda tidak ingin memengaruhi hal itu pada permainan Anda,” jelas Romeny.
Marselino lalu menyela dengan bertanya, “Meskipun komentar tersebut bagus untukmu ya?”
Romeny menjawab dengan mantap, “Benar, kamu tidak perlu melakukan itu karena orang-orang banyak bicara. Mereka terlalu banyak bicara, kamu tahu ya.”
“Khususnya secara online, semua orang bisa mengatakan sesuatu dan seperti saat ini, apa yang mereka katakan kepada pemain sepak bola itu tidak baik. Kamu tahu, jadi kamu harus memblokirnya dan seperti matikan penglihatan pada hal-hal milikmu sendiri,” tegas Romeny.
Desta pun mengamini sikap Romeny dan berkata, “Gue juga sekarang udah gak mau bacain komen-komen lagi.”
Pernyataan itu menggambarkan bahwa Romeny sebenarnya bukan tipe pemain yang larut dalam pujian atau terpancing oleh kritik.
Ia memilih fokus pada performa dan menjaga mentalitasnya tetap positif meski dunia maya tengah membicarakannya dengan nada sinis.
Beberapa jam setelah insiden cedera, Romeny juga mengunggah pesan menyentuh kepada para penggemar melalui Instagram Story pada Jumat, 11 Juli 2025.
Ia menulis, “Terima kasih teman-teman untuk semua pesannya. Sayangnya saya akan absen selama beberapa waktu. Namun saya akan melakukan segalanya untuk kembali sesegera mungkin. Selalu tegakkan kepala.”
Ucapan tersebut langsung disambut dukungan dari fans Timnas Indonesia yang tetap percaya pada kontribusi Romeny ke depannya.
Apalagi, turnamen Piala Presiden memang menjadi ajang uji coba bagi pemain muda maupun debutan, termasuk Ole Romeny.
Walaupun dihujat, Romeny menunjukkan bahwa ia tetap berdiri dengan kepala tegak dan tidak terpengaruh omongan orang lain.
Sikap ini menunjukkan mentalitas profesional yang kuat dari seorang pemain muda yang baru saja menapaki dunia sepak bola Indonesia.
Kita tunggu bagaimana perjalanan Ole Romeny selanjutnya bersama Marselino Ferdinan dan Timnas Indonesia, serta apakah Oxford United tetap menaruh kepercayaan padanya pasca insiden ini.
Yang jelas, kritik bisa datang kapan saja, tapi keteguhan prinsip seperti yang ditunjukkan Ole Romeny layak mendapat apresiasi tersendiri. (anf)