news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain Persib Bandung, Eliano Reijnders.
Sumber :
  • Instagram - Persib Bandung

Eliano Reijnders Blak-blakan Ungkap Tantangan Terberatnya di Persib Bandung, Pemain Timnas Indonesia Itu Merasa...

Pemain Timnas Indonesia, Eliano Reijnders, blak-blakan mengungkapkan tantangan terberatnya di Persib Bandung.
Senin, 15 September 2025 - 23:30 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Timnas Indonesia, Eliano Reijnders, blak-blakan mengungkapkan tantangan terberatnya di Persib Bandung.

Setelah didatangkan menjelang penutupan bursa transfer musim panas 2025, Eliano Reijnders resmi mencatatkan debutnya bersama Persib Bandung.

Tepatnya saat skuad berjuluk Pangeran Biru menjamu tim tamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-5 Super League 2025-2026. 

Eliano Reijnders Debut Bersama Persib Bandung
Sumber :
  • x.com/persib

 

Bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jumat (12/9) sore WIB, Eliano Reijnders menjadi sorotan karena berstatus pemain bintang. 

Pemain berusia 24 tahun tersebut menjalani debutnya pada menit ke-60. Dia masuk dari bangku cadangan menggantikan Kakang Rudianto. 

Dalam laga yang berakhir 1-0 untuk kemenangan Persib Bandung itu, Eliano Reijnders ditugaskan membantu sisi sayap kanan. 

Meski baru bergabung, eks pemain PEC Zwolle itu tampil cukup baik. Pergerakannya di sisi sayap mampu membuat barisan pertahanan Bajul Ijo kerepotan. 

Selepas pertandingan, Eliano Reijnders pun langsung mengungkapkan pengalamannya bermain di Liga Indonesia. 

Pemilik nomor punggung 2 ini menyebut faktor cuaca menjadi tantangan terberatnya di Persib, karena suhu di Indonesia terbilang panas dibanding Eropa. 

Eliano Reijnders
Sumber :
  • Instagram - Eliano Reijnders

 

"Saya rasa, karena perbedaan cuaca jadi tentu saja sulit bermain di sini. Di sini cukup panas," kata Eliano Reijnders usai laga melawan Persebaya.

Meski begitu, dia kagum dengan kualitas para pemain di Super League. Menurutnya, sepak bola Indonesia punya tempo tinggi.

Sehingga, para pemain dituntut untuk kuat dalam bertahan maupun menyerang. Hal itu, kata dia, berbeda dengan filosofi bermain di Eropa.

"Di sini juga banyak diperkuat pemain yang bagus. Saya merasa kalau di sini kami harus menyerang, bertahan, menyerang, bertahan," katanya. 

"Sedangkan di Eropa kadang ada tim yang memilih untuk hanya bertahan saja. Tetapi kalau di Indonesia harus bertahan dan menyerang," tandasnya.

(yus)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:13
02:10
01:39
06:50
01:36
07:02

Viral