- Instagram @robertino_rp10
Masih Ingat Robertino Pugliara? Pernah Jadi Bintang Persib dan Persija, Pemain Asal Argentina Itu Kini Justru...
“Dengan adanya Persebaya Academy, piramida pembinaan kita berevolusi dari dua dimensi menjadi tiga dimensi. Akademi, klub anggota, dan Future Lab akan menjadi tiga dinding penting pembentuk piramida pembinaan Persebaya yang kokoh untuk masa depan,” ujar Azrul.
Akademi ini terbuka bagi anak-anak usia 6 hingga 18 tahun, yang terbagi ke dalam lima jenjang pembinaan: Mini (6–8 tahun), Youngster (9–10 tahun), Junior (11–12 tahun), Prospect (13–14 tahun), dan Future (15–18 tahun).
Melalui peran barunya, Robertino kini bukan lagi sang pengatur serangan di tengah lapangan, melainkan arsitek masa depan sepak bola muda Surabaya.
Dari seorang maestro di lapangan hijau, ia kini menjadi guru bagi generasi baru yang mungkin suatu hari akan meneruskan jejaknya di dunia sepak bola Indonesia. (han/tsy)