- Persik Kediri
Siapa Jon Toral? Eks Pemain Arsenal Seharga Rp9,8 Miliar yang Jadi Senjata Baru Persik Kediri
tvOnenews.com - Manajemen Persik Kediri menunjukkan keseriusannya menghadapi paruh kedua kompetisi musim ini.
Di tengah ramainya aktivitas bursa transfer, Macan Putih memilih bergerak cepat dengan mendatangkan gelandang asal Spanyol, Jon Miquel Toral Harper, sebagai amunisi anyar.
Nama Jon Toral memang belum begitu familiar bagi sebagian besar pencinta sepak bola Indonesia.
Namun di balik itu, pemain berusia 30 tahun tersebut memiliki rekam jejak karier yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Ia telah merasakan kerasnya persaingan di berbagai kompetisi Eropa hingga Asia.
- Instagram/jontoral
Jon Toral merupakan produk akademi elite La Masia, Barcelona, sebuah tempat yang melahirkan banyak pesepak bola kelas dunia seperti Lionel Messi, Andres Iniesta, hingga Sergio Busquets.
Fondasi teknik dan pemahaman permainan khas Spanyol itulah yang menjadi salah satu nilai lebih Toral.
Latar belakang mentereng tersebut sejalan dengan nilai pasar sang pemain.
Berdasarkan data Transfermarkt, Jon Toral memiliki nilai pasar sekitar 500 ribu euro.
Jika dikonversikan ke rupiah dengan kurs saat ini, angka tersebut setara dengan kurang lebih Rp9,8 miliar, menjadikannya pemain dengan nilai pasar tertinggi di skuad Persik Kediri saat ini.
Jika dibandingkan dengan dua kolega sesama Spanyol di Persik, nilai Toral memang berada di atas rata-rata.
Imanol Garcia tercatat memiliki nilai pasar sekitar Rp5,2 miliar, sementara Jose Enrique berada di kisaran Rp4,3 miliar.
Bahkan bila disejajarkan dengan legiun asing Macan Putih lainnya, harga pasar Toral masih terpaut cukup jauh.
Meski demikian, seperti kebanyakan klub Liga Indonesia, Persik Kediri tidak pernah mengumumkan secara terbuka detail kontrak maupun nilai transfer pemain yang direkrut, termasuk Jon Toral.
Selain latar akademi elite, Toral juga punya pengalaman membela sejumlah klub besar Eropa. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Arsenal.
Meski tak pernah mencatatkan debut resmi bersama tim utama The Gunners, Toral menghabiskan masa kontraknya dengan berbagai peminjaman untuk menambah jam terbang.
Ia sempat memperkuat Brentford, Birmingham City, dan Hull City di Inggris, lalu melanjutkan petualangan ke Granada di La Liga Spanyol serta membela raksasa Skotlandia, Glasgow Rangers.
Perjalanan karier Toral berlanjut ke Liga Yunani bersama OFI Crete FC, sebelum akhirnya mencicipi atmosfer sepak bola Asia dengan memperkuat Mumbai City FC di India.
Pengalaman lintas benua tersebut dinilai menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan baru di Liga Indonesia.
Di Persik Kediri, Jon Toral diproyeksikan menjadi pengatur ritme permainan di lini tengah.
Ia berpeluang besar berduet dengan Imanol Garcia, membentuk poros Spanyol yang diharapkan mampu menjaga kedalaman sekaligus kreativitas permainan Macan Putih.
Dalam skema menyerang, Toral juga digadang-gadang menjadi pemasok utama bola bagi Jose Enrique.
Tak heran jika Persikmania menaruh harapan besar pada kolaborasi trio Matador ini untuk mendongkrak performa tim.
Sebelum mendatangkan Toral, Persik Kediri telah lebih dulu melepas tiga pemain pada bursa transfer paruh musim, yakni Lucas Gama, Khursidbek Muktorov, dan Haikal Riza.
Lucas Gama hijrah ke PSS Sleman, sementara Haikal Riza dipinjamkan ke Persela Lamongan.
Dengan masuknya Jon Toral, Persik Kediri mengirim sinyal jelas bahwa mereka tidak ingin sekadar bertahan, melainkan berambisi tampil lebih kompetitif di sisa musim kompetisi. (tsy)