- tvOnenews-Ilham Giovani
Persija di Jalur Juara, Pelatih Mauricio Souza Evaluasi Skuad Demi Trofi Super League
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menegaskan bahwa timnya masih berada di jalur yang tepat untuk bersaing dalam perburuan gelar juara Super League 2025-2026. Meski mengakui persaingan di putaran kedua akan semakin ketat, Mauricio menilai performa Macan Kemayoran pada paruh pertama kompetisi sudah sesuai dengan target awal.
Saat ini Persija Jakarta membuka putaran kedua dengan berada di posisi ketiga klasemen atas 35 poin. Persija hanya selisih tiga poin dari Persib Bandung sebagai juara paruh musim. Rizky Ridho cs pun akan menjamu Madura United di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (23/1/2026) besok.
Mauricio Souza menyebut bahwa secara historis, putaran kedua kompetisi selalu menghadirkan tantangan yang berbeda dibandingkan putaran pertama. Banyak tim melakukan evaluasi dan memperkuat skuad demi memperbaiki posisi di klasemen.
“Secara historis, putaran kedua kompetisi selalu berbeda dengan putaran pertama. Banyak tim melakukan evaluasi dan memperkuat skuadnya. Madura United juga melakukan hal itu dengan mendatangkan pemain-pemain berkualitas,” ujar Mauricio Souza, Kamis (22/1/2026).
Menurut pelatih asal Brasil tersebut, kondisi tersebut membuat setiap pertandingan di putaran kedua menjadi jauh lebih sulit. Termasuk laga kontra Madura United yang dinilainya sebagai tim dengan perkembangan taktik yang signifikan.
“Karena itu saya mengatakan bahwa pertandingan besok akan sangat sulit. Kami mempelajari Madura United, mereka adalah tim yang berkembang secara taktik,” lanjutnya.
Meski demikian, Mauricio menegaskan kepercayaannya terhadap kekuatan Persija. Ia mengaku cukup puas dengan pencapaian tim pada putaran pertama dan menilai peluang juara masih terbuka lebar.
“Namun saya sangat percaya dengan tim kami. Saya puas dengan apa yang kami lakukan di putaran pertama. Kompetisi masih sangat terbuka,” tegasnya.
Mauricio Souza juga menyadari masih ada beberapa aspek yang perlu dibenahi, khususnya soal konsistensi lini pertahanan. Selain itu, absennya sejumlah pemain kunci di laga-laga penting turut memengaruhi performa tim.
“Kami memang tahu ada beberapa tim yang difavoritkan. Namun kami mengakhiri putaran pertama cukup dekat dengan target awal kami. Mungkin kami kurang konsisten secara defensif di beberapa laga,” jelas Mauricio Souza.
Sayangnya, Persija tak hanya memberikan poin penuh bagi Persib Bandung di laga terakhir paruh pertama. Tapi juga kehilangan beberapa pemain akibat cedera dan sanksi Komite Disiplin PSSI.
“Di beberapa pertandingan penting, kami juga kehilangan pemain, sehingga harus memainkan pemain yang menit bermainnya lebih sedikit,” tambahnya.
Ke depan, Mauricio ingin Persija tampil lebih dominan dengan penguasaan bola serta mampu menciptakan lebih banyak peluang gol. Ia menilai performa tim sejauh ini tidak buruk, namun menegaskan bahwa peningkatan berkelanjutan menjadi kunci jika ingin mengangkat trofi di akhir musim.
“Kami ingin tim ini lebih sering menguasai bola dan menciptakan lebih banyak peluang gol. Saya tidak menilai performa kami buruk, tetapi jika ingin meraih gelar juara, kami harus terus berkembang,” pungkasnya.