- ANTARA
Dominasi Tak Berbuah Kemenangan, Hendri Susilo Beberkan Masalah Besar Malut United
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Malut United Hendri Susilo mengungkap alasan skuadnya kalah dari Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Menurutnya, kekalahan itu terjadi lantaran pola permainan yang telah disiapkan tidak berjalan sesuai harapan.
Meski demikian, Hendri menegaskan hasil negatif tersebut bukanlah akhir dari perjalanan Laskar Kie Raha di Super League 2025-2026.
“Tentu kami kecewa dengan kekalahan ini. Game plan yang disiapkan untuk pertandingan melawan Bhayangkara tak berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Hendri Susilo, Sabtu (31/1/2026).
Pada pertandingan tersebut, Malut United harus mengakui keunggulan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 1-2. Tim tamu unggul lebih dulu melalui gol Moussa Sidibe pada menit ke-22, sebelum Moises Wolschick menggandakan keunggulan di menit ke-52.
Gol balasan Malut United dicetak David Da Silva pada menit ke-70 yang sempat membangkitkan harapan tuan rumah. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor tak berubah dan Bhayangkara memastikan kemenangan.
Hendri mengakui timnya cukup kesulitan membongkar pertahanan The Guardians of Saburai, terutama pada babak pertama. Ciro Alves dan kawan-kawan hanya mampu melepaskan dua percobaan tembakan tanpa satu pun mengarah tepat ke gawang lawan selama 45 menit awal.
Memasuki babak kedua, Malut United tampil lebih dominan dengan penguasaan bola mencapai 69 persen. Dari total 11 percobaan tembakan, lima di antaranya mengarah ke gawang dan berbuah satu gol melalui David Da Silva.
“Kalau menurut saya, ada banyak faktor penyebab kekalahan kami dari Bhayangkara. Sebagai pelatih, saya bertanggung jawab atas hasil ini dan akan melakukan evaluasi untuk menghadapi laga selanjutnya,” ucap Hendri.
Ia pun menegaskan timnya tak ingin larut dalam kekecewaan dan langsung mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya.
“Saya pikir kami sudah berusaha semaksimal mungkin pada pertandingan tadi. Pertandingan sudah selesai, sekarang kami harus melupakan kekalahan ini dan fokus menatap laga kontra Persib,” lanjutnya.
Hal senada disampaikan pemain Malut United, Lucas Cardoso, yang mencatatkan debut perdananya bersama Laskar Kie Raha. Gelandang asal Brasil itu masuk dari bangku cadangan pada menit ke-40 menggantikan Nilson Junior.
“Laga perdana ini menjadi pengalaman yang bagus untuk saya meski hasilnya tidak sesuai harapan. Kami akan fokus ke pertandingan berikutnya yang juga tak kalah penting dan berjuang meraih tiga poin untuk menyenangkan para suporter,” kata Cardoso.
Dalam laga tersebut, Hendri Susilo menurunkan susunan pemain sebagai berikut: Alan Jose; Safrudin Tahar, Gustavo Franca, Nilson Junior (Lucas Cardoso 40’), Yance Sayuri (Dimas Drajad 79’); Wbeymar Angulo, Manahati Lestusen (Riswan Lauhin 40’), Tyronne del Pino; Ciro Alves, Taufik Rustam (Frets Butuan 45’), David Da Silva.
Meski menelan kekalahan, Malut United masih bertengger di peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 37 poin. Mereka terpaut tiga angka dari Borneo FC yang berada di posisi ketiga dan baru akan melakoni laga melawan PSIM Yogyakarta pada Minggu (1/2/2026).
Pada laga selanjutnya, Laskar Kie Raha dijadwalkan bertandang ke markas Persib Bandung pada pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Duel tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jumat (6/2/2026).(ant/lgn)