news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Aliyudin dan Bambang Pamungkas di Persija Jakarta.
Sumber :
  • ANTARA/Andika Wahyu/nz/10

Klarifikasi Aliyudin, Duet Bambang Pamungkas di Persija Jakarta yang Putuskan Pindah ke Persib Bandung: Awalnya Saya Gak Mau Keluar

Aliyudin akhirnya menceritakan apa alasan dirinya memilih tinggalkan Persija Jakarta dan justru menyeberang ke rival Persib Bandung jelang dimulainya ISL 2011.
Rabu, 4 Februari 2026 - 06:56 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Mantan duet Bambang Pamungkas di Persija Jakarta yakni Aliyudin memberikan penjelasan kenapa dirinya memilih pindah ke Persib Bandung.

Aliyudin menuturkan bahwa sebetulnya ia ingin bertahan di Persija Jakarta, namun beberapa alasan membuatnya harus pergi ke Persib Bandung yang notabene rival.

Perpindahan pemain atau transfer dari satu klub ke klub lainnya merupakan fenomena yang cukup lumrah di dunia sepak bola profesional.

Namun, situasi tersebut berubah jadi hal yang cukup menegangkan ketika salah seorang pemain memilih hengkang ke klub rival dari tim lamanya.

Di Eropa, kasus seperti ini pernah terjadi ketika bintang milik Barcelona Luis Figo memutuskan terima pinangan sang rival Real Madrid pada 1999.

Bukan hanya di Eropa saja, kompetisi sepak bola tanah air juga pernah beberapa kali mengalami hal serupa. Tapi yang paling fenomenal adalah transfer Aliyudin.

Aliyudin merupakan pemain yang sebelumnya dibanggakan oleh Jakmania, sebutan dari suporter Persija Jakarta selama empat musim dari 2007 hingga 2011.

Duetnya bersama Bambang Pamungkas dan Greg Nwokolo di lini depan Macan Kemayoran menghasilkan sebutan Trio ABG untuk ketiga pemain tersebut.

Empat musim di Persija Jakarta, Aliyudin mampu mencatatkan 35 gol dari 83 pertandingan. Tak heran jika dia menjadi ikon klub ibu kota bersama Bepe.

Akan tetapi, kontroversi terjadi saat masuk Liga Indonesia 2011. Aliyudin berpisah dengan Persija Jakarta dan Persib Bandung justru jadi destinasi berikutnya.

Hanya dua gol yang bisa diciptakan Aliyudin selama berkostum Maung Bandung dari 27 laga. Setelahnya, striker berpostur 165 cm itu hengkang ke Sriwijaya FC.

Meski periodenya di Persib Bandung cukup singkat karena terganggu oleh cedera, namun transfer ini cukup menyita perhatian penggemar sepak bola saat itu.

Klarifikasi Aliyudin Soal Transfer dari Persija ke Persib

Melalui podcast di kanal YouTube Sport77 Official, Aliyudin memberikan klarifikasi soal alasannya keluar dari Persija Jakarta menuju Persib Bandung.

Pergantian manajemen Persija Jakarta jadi faktor utama Aliyudin pergi. Saat itu, dia termasuk dalam gerbong pemain yang tak dipertahankan Ferry Paulus.

Aliyudin dan Bambang Pamungkas di Persija Jakarta
Sumber :
  • ANTARA/Andika Wahyu/nz/10

“Untuk keluar dari Persija sama sekali enggak kepikiran, sama sekali enggak kepikiran pindah ke Persib,“ kata Aliyudin.

“Awalnya saya itu enggak mau keluar dari Persija, cuman kan waktu itu ada pergantian manajemen, dari Haryanto Badjuri manajemen lama diganti ke Pak Ferry Paulus,“ lanjutnya.

“Otomatis pergantian manajemen ada pergantian pemain, perombakan pemain, ada pemutusan kontrak pemain. Kebetulan saya yang termasuk tidak dipertahankan dengan manajemen yang baru,” jelas Ali.

Bahkan untuk membuktikan kesetiannya di Persija Jakarta, Aliyudin sampai rela menurunkan nilai kontraknya. Tapi katanya, manajemen baru itu tak bergeming.

“Mungkin manajemen yang baru ini udah bawa pemain, udah ada pemain. Sampai saya waktu itu nurunin nilai kontrak. Oke gak masalah, waktu itu ngobrol dengan Bung Ferry, waktu itu kalo gak salah Bung Ferry asisten manajer juga sempat di zaman Pak Badjuri,” tegasnya.

Bukan cuma Aliyudin, kabarnya ada tujuh pemain yang dilepas Persija Jakarta saat itu. Gerbong tersebut pada akhirnya kompak datang ke Persib Bandung.

“Saya ngomong ke Bung Ferry 'gak apa-apa nilai kontrak saya diturunin asal saya tetap di Persija', tapi mungkin dari manajemen yang baru emang tidak mau, ya udah akhirnya keluar,“ paparnya.

“Emang banyak sih yang keluar waktu itu, banyak yang gak dipertahanin. M. Ilham, ada M. Nasuha, ada Tony Sucipto, ada Jendry Pitoy, termasuk saya,” tambah Aliyudin.

Rahmad Darmawan saat menjadi pelatih Persija Jakarta
Sumber :
  • Persija Jakarta

Sosok pelatih Rahmad Darmawan menjadi alasan utama para pemain itu mau ke Persib Bandung. Coach RD saat itu didapuk sebagai manajer Maung Bandung jelang ISL 2011.

“Suatu hari saya jalan-jalan di suatu mall di Tangerang bersama keluarga, ketemu Coach RD di mall itu gak sengaja,“ ceritanya.

“Terus dia nawarin ke 'Persib aja ya? Nanti sama saya, tahun ini saya pegang Persib',“ ujar Aliyudin menirukan ajakan RD.

Aliyudin yang sebelumnya juga bekerja sama dengan Rahmad Darmawan di Persija Jakarta tak ragu menerima ajakan itu. Apalagi rekan-rekannya juga gabung Persib.

Kendati demikian, Rahmad Darmawan justru batal melatih Persib Bandung. Ia mendapat tugas untuk mendampingi Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2011. 

“Tiba-tiba pas udah di Bandung, ternyata Coach RD ngelatih timnas,“ beber Aliyudin sambil tertawa.

Persib Bandung kemudian menunjuk pelatih asing Drago Mamic yang saat itu mampu membawa timnas Myanmar tampil sensasional di Piala AFF.

(han)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:37
06:06
16:30
07:29
04:52
01:17

Viral