news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Persiter Ternate di Liga Indonesia 2006.
Sumber :
  • Facebook Planet Bola

Nostalgia Liga Indonesia: Persiter Ternate, Kuda Hitam Divisi Utama yang Dipimpin Striker Lincah Rahmat Rivai

Persiter Ternate menjadi salah satu tim kuda hitam yang sempat mewarnai Liga Indonesia pada musim 2006 hingga 2007. Dua dekade berlalu, mereka kini di Liga 4.
Jumat, 27 Februari 2026 - 11:57 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Wajah Maluku Utara di sepak bola Indonesia sempat direpresentasikan oleh Persiter Ternate, tim kuda hitam di periode itu.

Persiter Ternate saat itu dihiasi generasi emas seperti Rahmat Rivai dan Fandy Mochtar yang ditopang oleh playmaker legendaris asal Liberia yakni John Tarkpor.

Klub berjuluk Laskar Kie Raha itu membuat kejutan di Liga Indonesia 2006 setelah promosi dari Divisi I setahun sebelumnya. Mereka finis pada urutan ke sembilan.

Penampilan mereka lebih menggigit lagi di Liga Indonesia 2007. Persiter Ternate merangsek naik ke peringkat enam bahkan hampir ke 8 besar.

Namun saat operator liga melebur kompetisi menjadi ISL dan Divisi Utama, Persiter Ternate tidak lolos verifikasi. Infrastruktur stadion jadi salah satu faktornya.

Sampai kemudian performa Persiter Ternate di sepak bola nasional kian memburuk. Dua dekade berselang, mereka masih terjerembab di Liga 4 Zona Maluku Utara.

Lantas, bagaimana kiprah Persiter Ternate di Liga Indonesia? 

Persiter Ternate di Liga Indonesia 2007
Sumber :
  • ANTARA/Regina Safria/Koz/pd/07

Sudah eksis sejak 1958, Persiter Ternate baru menunjukkan tajinya ketika keluar sebagai juara 3 dalam babak 8 besar Divisi I 2005. Mereka juga lolos ke kasta tertinggi.

Saat itu, Persiter dilatih oleh Gusnul Yakin serta pemain andalannya seperti Rahmat 'Poci' Rivai, Fandy Mochtar dan playmaker legendaris John Tarkpor.

Di Liga Indonesia XII, Persiter Ternate berhasil menempati posisi ke-9 dengan 35 poin. Yang cukup spesial adalah Rahmat Rivai menjadi runner-up top skor di kompetisi itu.

Lebih lanjut, Persiter pada akhirnya menghasilkan pemuda Ternate yang nantinya akan jadi andalan Timnas Indonesia U-23 yakni Fandy Mochtar.

Dengan prestasi yang cukup baik di musim pertamanya, Persiter Ternate langsung menunjukkan keseriusan mereka di Liga Indonesia 2007.

Jacksen F. Tiago dipilih sebagai pelatih menggantikan Gusnul Yakin. Keputusan itu terbukti bijak lantaran Persiter Ternate menjadi runner-up putaran pertama wilayah Timur.

Apalagi di musim yang sama, gerbong pemain asing asal Brasil didatangkan. Mulai dari Wilson Carvalho, Reginaldo, Julio Cesar Da Silva hingga Fabricio Bastos.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:35
02:39
01:06
04:15
02:02
08:19

Viral