- tvOnenews.com - Dwi R Belva
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib
tvOnenews.com — Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super League 2025/2026.
Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin (2/3/2026), berakhir dengan skor 2-2. Hasil tersebut membuat Persib harus puas membawa pulang satu poin dari laga tandang yang berlangsung sengit.
Dalam sesi konferensi pers, Hodak mengisyaratkan adanya kekecewaan terhadap sejumlah keputusan wasit. Namun, ia menegaskan tidak ingin membahasnya lebih jauh demi menghindari potensi sanksi.
"Saya tidak bisa berbicara mengenai wasit hari ini," kata Bojan Hodak, dilansir tvOnenews.com dari laman resmi Persib.
"Jika saya tidak bicara soal wasit, maka tidak ada hal lain yang bisa dibicarakan dari pertandingan tadi," imbuhnya.
- Instagram @officialpersebaya
Langkah Hodak tersebut dinilai sebagai sikap hati-hati. Pasalnya, bukan kali ini saja Komdis PSSI menjatuhkan sanksi kepada pihak yang mengkritik kinerja pengadil lapangan.
"Karena itu, lebih baik saya tidak memberikan pernyataan apa pun agar tidak terkena sanksi," tegasnya.
Sebelumnya Wakil Manajer Malut United Asghar Saleh dijatuhi hukuman usai melontarkan kritik keras terhadap wasit dalam laga melawan Persib pada 6 Februari 2026.
Saat itu, pertandingan dipimpin wasit asal Jepang, Yudai Yamamoto. Pihak Malut United merasa dirugikan dan Asghar bahkan menuding adanya praktik mafia.
"Untuk mengalahkan Malut United, para mafia bahkan harus menggunakan jasa wasit FIFA yang kualitasnya kalah jauh dibanding wasit tarkam di kampung saya," tulis Asghar Saleh.
"Benar-benar dagelan di GBLA."
"Terima kasih semua yang sudah berjuang hari ini."
"Akan terus kita ingat bahwa hari ini kita dikalahkan wasit dkk," imbuhnya.
- Instagram @malutunitedfc
Akibat pernyataan tersebut, berdasarkan surat Komdis PSSI bernomor 156/L1/SK/KD-PSSI/II/2026, Asghar dijatuhi sanksi larangan beraktivitas dalam kegiatan sepak bola selama tiga bulan sejak 12 Februari 2026.
Kasus serupa juga pernah dialami bek PSM Makassar Yuran Fernandes. Ia sempat melontarkan kritik pedas terhadap wasit usai kekalahan dari PSS Sleman pada 3 Mei 2025.