- tvOnenews-Dwi RB
Kartu Merah Patricio Matricardi Bikin Persib Bandung Tertatih Kalahkan Bali United
Bandung, tvOnenews.com - Persib meraih kemenangan dramatis ketika menjamu Bali United. Pelatih Persib, Bojan Hodak menyebut timnya mulai kesulitan sejak Patricio Matricardi mendapat kartu merah.
Klub berjuluk Maung Bandung ini menang 3-2 di laga pekan ke-27 Super League 2025/2026. Laga digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Minggu (12/4/2026).
Persib sempat memimpin dua gol lebih dulu melalui sumbangsih Ramon Tanque dan Luciano Guaycochea. Namun situasi mulai berbalik saat Patricio Matricardi diusir wasit pada menit 65 karena mendapatkan dua kartu kuning.
Imbasnya Bali United mulai mengurung pertahanan tim asuhannya dan memperkecil kedudukan melalui sepakan bebas Teppei Yachida. Beruntung Federio Barba sempat melebarkan jarak menjadi 3-1 sebelum Jordy Bruijn menutup laga menjadi 3-2.
"Saya sudah katakan sebelum pertandingan bahwa ini akan menjadi laga yang sulit. Saya rasa, tadi pada dasarnya sebelum ada pemain kami dikartu merah, kami bisa menguasai jalannya pertandingan," kata Bojan Hodak dalam jumpa pers usai laga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Minggu (12/4/2026).
"Saya rasa, ketika kami sudah mencetak dua gol dan tetap bermain sebelas lawan sebelas, kami bisa saja menuntaskan permainan dengan lebih cepat," imbuhnya.
Menurut Bojan, pertandingan jadi menegangkan pasca timnya hanya bermain dengan sepuluh pemain. Gempuran tim tamu coba diredam hingga akhirnya kemenangan pun bisa diraih dan posisi puncak tetap ditempati dengan jarak yang terjaga dari Borneo FC.
"Tapi setelah mereka tampil dengan satu orang lebih banyak, dan saat pemain kami merasa kelelahan, kami kebobolan oleh gol-gol ini. Tapi pada akhirnya, kami bisa meraih tiga poin dan fokus untuk menatap laga berikutnya," ujarnya.
Persib sendiri sebelumnya tampil begitu kokoh saat bemain di kandang karena baru kebobolan sekali di musim 2025/2026. Baru kali ini, gawang Teja Paku Alam kebobolan lebih dari satu gol di Stadion GBLA.
Menurut Bojan, situasi ini terjadi karena timnya tidak tampil dengan skuad yang utuh. Karena ketika tampil dengan sebelas pemain, nyaris tidak ada kans terbuka dari Bali United yang mengancam.
"Lihat, mereka mencetak dua gol ketika kami sudah bermain dengan sepuluh pemain. Selain ini, saya tak ingat bagaimana peluang mereka. Hanya satu sepakan dari pinggir saja," kata Bojan.
"Pada dasarnya mereka merupakan tim yang menyerang dengan baik, hal yang sudah kami duga sebelumnya. Kami kebobolan dua gol, tapi saya tadi katakan, jika kami bermain sebelas melawan sebelas, saya rasa itu tidak akan terjadi," pungkasnya. (dwi/hfp)