- Instagram/firmanutina1515
Firman Utina Semprot Pelatih Kiper Bhayangkara FC U-20 Usai Ikut Ribut di Pinggir Lapangan
Pernyataan tersebut mencerminkan kekecewaan mendalam terhadap perilaku yang dianggap tidak mencerminkan profesionalisme seorang pelatih.
Kritik dari figur senior seperti Firman Utina pun semakin memperbesar sorotan terhadap insiden ini.
Di sisi lain, korban dari aksi kekerasan tersebut adalah pemain Dewa United U-20, Rakha Nurkholis.
Ia dilaporkan mengalami luka dan memar di bagian tubuh serta wajah akibat tendangan yang diterimanya.
Rakha langsung mendapatkan perawatan medis usai insiden tersebut.
Pihak Dewa United pun memberikan dukungan penuh kepada pemainnya dan mengecam keras tindakan kekerasan yang terjadi di lapangan.
Insiden ini menjadi perhatian luas karena terjadi di ajang pembinaan pemain muda.
Kompetisi Elite Pro Academy sejatinya dirancang untuk mencetak pemain profesional masa depan, sehingga nilai sportivitas dan etika menjadi hal utama yang harus dijunjung tinggi.
Keributan yang melibatkan pemain hingga staf pelatih ini pun memunculkan pertanyaan besar terkait pengawasan dan disiplin dalam kompetisi usia muda.
Publik berharap ada tindakan tegas dari pihak terkait agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Sorotan terhadap insiden ini juga semakin meluas di media sosial, di mana banyak pihak menyayangkan terjadinya kekerasan di level pembinaan.
Kritik tidak hanya ditujukan kepada pemain, tetapi juga kepada pelatih yang seharusnya menjadi panutan di dalam maupun luar lapangan. (adk)