news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain Persebaya Surabaya, Rachmat Irianto (kanan).
Sumber :
  • Persebaya.id

Persebaya Surabaya Dapat Kabar Buruk Jelang Akhir Musim, Rachmat Irianto Resmi Jalani Operasi Lutut

Rachmat Irianto memutuskan operasi lutut kanan akibat cyclops lesion usai cedera ACL. Persebaya memastikan langkah ini demi pemulihan maksimal musim depan.
Selasa, 21 April 2026 - 14:44 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Keputusan besar diambil Rachmat Irianto demi menjaga kariernya tetap panjang di dunia sepak bola profesional. Pemain serba bisa milik Persebaya Surabaya itu memilih menjalani operasi pada lutut kanan agar proses pemulihan berjalan lebih maksimal.

Langkah ini diambil setelah tim medis klub melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kondisi pemain yang akrab disapa Rian tersebut. Hasil evaluasi menunjukkan adanya gangguan yang perlu ditangani secara serius demi mencegah risiko jangka panjang.

Chief Medical Officer Persebaya, Pratama Wicaksana Wijaya, atau dr. Tommy, mengungkapkan bahwa cedera yang dialami cukup spesifik dan jarang terjadi. Ia menyebut kondisi tersebut sebagai cyclops lesion yang muncul sebagai komplikasi pasca operasi ligamen.

“Secara umum, cedera yang dialami Rachmat Irianto di lutut kanan adalah cyclops lesion. Kondisi ini merupakan komplikasi yang cukup jarang terjadi setelah tindakan rekonstruksi ACL. Rian sebelumnya mengalami cedera ACL saat masih bersama tim sebelumnya pada akhir musim lalu, sudah menjalani operasi dan proses rehabilitasi dengan baik,” ujar dr. Tommy dikutip dari situs resmi Persebaya.

Meski sebelumnya dinyatakan pulih dari cedera ACL, tim medis menemukan indikasi yang membuat tindakan lanjutan perlu dilakukan. Keputusan operasi pun diambil demi memastikan kondisi lututnya benar-benar kembali optimal.

Menurut dr. Tommy, proses pemulihan yang dijalani selama ini sebenarnya sudah mengikuti standar medis yang berlaku. Tim medis juga mengombinasikan pendekatan modern berbasis sport science untuk memantau perkembangan fisik pemain.

“Secara protokol tidak ada program yang benar-benar khusus karena kami mengikuti standar rehabilitasi yang sudah ada. Namun kami tetap melakukan pendekatan sport science dengan pemeriksaan menyeluruh, terutama terkait kekuatan otot paha dan betis,” jelasnya.

Fokus utama dari seluruh langkah ini adalah memastikan Rian bisa kembali tampil lebih kuat pada musim berikutnya. Evaluasi lanjutan akan dilakukan setelah proses rehabilitasi selesai untuk mengukur peningkatan kondisinya.

“Hasil pemeriksaan itu akan menjadi acuan. Setelah proses rehabilitasi selesai, kami akan melakukan pengukuran kembali untuk membandingkan kondisinya sebelum operasi. Targetnya jelas, kami ingin Rian kembali dalam kondisi lebih kuat dari sebelumnya,” imbuh dr. Tommy.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:15
05:13
01:54
02:04
01:04
05:37

Viral