7 Laga Tanpa Kekalahan! Persijap Diam-Diam Bangkit di Super League
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, mengakui kemenangan timnya atas Semen Padang tidak diraih dengan mudah.
Dalam lanjutan pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026, Persijap sukses menundukkan tuan rumah dengan skor 2-0 di Stadion Haji Agus Salim, Senin (20/4/2026).
Dua gol kemenangan Laskar Kalinyamat seluruhnya tercipta di babak pertama. Rendi Saepul membuka keunggulan pada menit ke-38, sebelum Carlos Franca menggandakan skor menjelang turun minum di menit ke-45.
Meski tampil dominan di paruh pertama, Persijap sempat kehilangan kendali permainan pada babak kedua. Beruntung, sejumlah perubahan yang dilakukan mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
“Sebuah laga yang sulit, apalagi kita main di kandang lawan. Semen Padang adalah tim yang bagus. Di babak pertama, kita bisa kendalikan permainan dan berhasil mencetak gol. Babak kedua, kita sempat kehilangan ritme permainan. Terpenting adalah kita bisa dapat tiga poin di laga ini,” ujar Lemos, dikutip dari laman resmi I.League, Selasa.
Hasil ini menjadi kemenangan kedua beruntun bagi Persijap setelah sebelumnya menaklukkan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 2-1.
Tak hanya itu, tambahan tiga poin juga memperpanjang rekor tak terkalahkan Persijap menjadi tujuh pertandingan di ajang BRI Super League 2025/2026.
Kini, Persijap mulai menjauh dari zona degradasi. Mereka menempati posisi ke-13 klasemen sementara dengan koleksi 28 poin, unggul empat angka dari zona merah.
“Perbedaan di klasemen sebelum pertandingan antara Persijap dan Semen Padang hanya lima poin saja. Jadi masih sangat rapat dan kita tahu mereka punya permainan dan set piece yang berbahaya. Itu makanya kita berusaha untuk tidak memberikan celah kepada lawan supaya kita bisa selesaikan laga dengan baik,” jelas pelatih asal Portugal tersebut.
Lemos juga menyoroti empat pergantian pemain yang dilakukan di babak kedua sebagai langkah strategis untuk mengembalikan kontrol permainan timnya.
“Kita mulai kehilangan lini tengah di babak kedua, itu yang membuat akhirnya kita masukkan tenaga yang lebih fresh untuk bisa kendalikan permainan tim,” tambahnya.
Menjelang akhir musim, Persijap akan menghadapi serangkaian laga krusial. Dari enam pertandingan tersisa, mereka dijadwalkan bertemu tiga tim papan atas, yakni Persija Jakarta pada 4 Mei, Borneo FC pada 17 Mei, serta Persib Bandung pada 23 Mei.
Load more