- Bali United
Persita Kurang Hoki, Bali United Curi Poin Penuh Lewat Penalti
Jakarta, tvOnenews.com - Persita Tangerang terpaksa mengalami kekalahan di laga kandang dari Bali United. Lewat gol penalti, Bali United berhasil mencuri poin dari Persita Tangerang.
Kondisi Stadion Indomilk Arena yang masih rusak karena cuaca buruk membuat Persita Tangerang menjamu Bali United di Banten International Stadium, Serang, Kamis (23/4/2026).
Sayangnya, lewat gol penalti Diego Campos, Bali United berhasil mencuri poin dari Persita Tangerang.
Atas hasil ini, Persita tertahan di peringkat sembilan klasemen dengan 41 poin. Sementara Bali United naik ke peringkat tujuh dengan selisih satu poin saja.
Pelatih Persita, Carlos Pena memanfaatkan kuota pemain asing dengan langsung menurunkan tujuh pemain di starting eleven. Dia pun mempercayakan Hokky Caraka untuk mengisi slot U-23.
Sementara itu dari kubu Jon Jansen, Bali United justru menurunkan dua pemain muda, Kadek Arel dan Rahmat Arjuna untuk tampil sejak menit pertama.
Jalannya pertandingan, Persita Tangerang menekan lini pertahanan Bali United. Hal ini membuat Bali United justru memanfaatkan serangan balik.
Peluang pertama justru berasal dari Bali United yang masih melambung tinggi. Aksi saling serang pun terjadi di sisa babak pertama. Skor imbang 0-0 menutup paruh pertama pertandingan.
Masuk ke babak kedua, tak ada rotasi di awal laga membuat pertandingan berjalan monoton. Sampai akhirnya Jens Raven diturunkan di laga ini.
Sayangnya, tak ada serangan berarti dari Persita Tangerang. Sampai akhirnya, Bali United mendapatkan peluang dari sepak pojok.
Namun Persita dianggap melakukan pelanggaran di kotak penalti yang membuat wasit Yudai Yamamoto menunjuk titik putih. Diego Campos sebagai algojo pun berhasil menjebol gawang Igor Rodrigues.
Menit 62, Bali United unggul 0-1 dari Persita Tangerang. Tertinggal satu gol pun membuat Persita terus menekan lini belakang Bali United.
Eber Bessa sempat memiliki peluang dari tendangan bebas yang masih saja dibuang.
Jelang akhir pertandingan, wasit asal Jepang ini sempat melakukan pengecekan VAR ketika melihat peluang handsball di kotak penalti oleh pemain Bali United. Yudai Yamamoto pun memutuskan tak ada handball yang dilakukan Ricky Fajrin.