- tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama
Dampak Instan Mantan Asisten Shin Tae-yong Yoo Jae-hoon di Persijap Jepara: 5 Clean Sheet dalam 7 Laga, Pertahanan Makin Kokoh
tvOnenews.com – Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia Yoo Jae-hoon sukses memberikan dampak signifikan sejak bergabung sebagai pelatih kiper Persijap Jepara pada putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Kehadirannya sejak akhir Februari 2026 membawa angin segar bagi pertahanan Laskar Kalinyamat.
Kolaborasi antara Yoo Jae-hoon dengan pelatih kiper lainnya, Iman Suherman, terbukti mampu memperbaiki catatan kebobolan Persijap secara drastis.
Perubahan yang dibawa Yoo Jae-hoon bukan sekadar wacana. Statistik berbicara jelas mengenai ketangguhan lini pertahanan Persijap di bawah asuhannya.
- Persija
Dari tujuh laga terakhir, gawang yang dikawal oleh Sendri Johansyah dan Muhammad Ardiansyah sukses mencatatkan lima kali clean sheet (nirbobol).
Jumlah kebobolan pun merosot tajam, di mana mereka hanya kemasukan tiga gol dalam periode tersebut. Catatan ini tergolong istimewa jika dibandingkan dengan performa Persijap di putaran pertama.
| Periode | Catatan Clean Sheet | Jumlah Pertandingan |
| Putaran Pertama | 3 Kali | 22 Pertandingan |
| Era Yoo Jae-hoon | 5 Kali | 7 Pertandingan |
Lantas, apa rahasia di balik transformasi ini? Yoo Jae-hoon mengakui bahwa ia mengadopsi metode latihan yang pernah ia terapkan semasa membantu Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.
Metode ini menuntut standar tinggi, namun disesuaikan dengan kebutuhan pemain di level klub.
"Saya menyiapkan program latihan mingguan seperti saat saya berada di Timnas Indonesia. Selain itu, intensitas latihan juga sudah saya tentukan sebelumnya," ujar pelatih yang juga pernah berkarier di Persipura Jayapura dan Barito Putera tersebut.
- ANTARA
Yoo merancang setiap sesi latihan dengan sangat detail, mulai dari pengaturan beban kerja hingga evaluasi pascalatihan guna memastikan efektivitas program.
Tak hanya aspek teknis, pelatih asal Korea Selatan ini juga menekankan pentingnya evaluasi internal. Ia aktif berdiskusi dengan para penjaga gawang setelah latihan untuk mengukur sejauh mana perkembangan mereka.
Tim pelatih juga rutin melakukan analisis performa melalui rekaman video untuk mengidentifikasi kelemahan yang perlu diperbaiki.
Aspek mental juga menjadi perhatian utama Yoo. Ia percaya bahwa penjaga gawang hanya bisa tampil maksimal jika memiliki stabilitas mental yang terjaga.