Pernyataan Green SM Terkait Kecelakaan KA Argo Bromo
Jakarta, tvOnenews.com - Kecelakaan fatal yang melibatkan kereta api Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Bekasi Timur dipastikan merupakan rangkaian peristiwa beruntun, bukan kejadian tunggal.
Insiden bermula dari gangguan di perlintasan rel di kawasan Bulak Kapal, Bekasi. Pada titik ini, sebuah KRL terlibat kecelakaan dengan kendaraan taksi di jalur perlintasan tidak resmi. Benturan tersebut menyebabkan KRL mengalami gangguan operasional dan terpaksa berhenti di jalur rel.
Dalam waktu berdekatan, kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek melintas di jalur yang sama. Karena jarak yang sudah terlalu dekat dan situasi yang tidak memungkinkan untuk pengereman optimal, tabrakan tidak dapat dihindari.
Lokomotif Argo Bromo kemudian menghantam bagian belakang KRL dengan keras, terutama pada gerbong terakhir yang diketahui merupakan gerbong khusus perempuan.
Menanggapi kecelakaan ini, pihak Green sm Indonesia menyatakan menaruh perhatian penuh terhadap insiden di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur yang melibatkan armadanya dan kereta api.Â
Perusahaan menyebut telah menyerahkan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung proses investigasi yang tengah berlangsung.Â
Green SM juga menegaskan keselamatan sebagai prioritas utama dan berkomitmen menjaga standar operasional melalui sistem pengawasan serta peningkatan layanan, sembari terus menyampaikan perkembangan terbaru kepada publik.