news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Reaksi Gubernur Pramono soal Venue Laga Persija Vs Persib Terusir dari Jakarta, Kecewa seperti Dirasakan Jakmania

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku kecewa pertandingan Persija Jakarta Vs Persib Bandung pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 dipindah ke Samarinda.
Kamis, 7 Mei 2026 - 06:03 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menanggapi penetapan venue laga Persija Jakarta menjamu Persib Bandung. Stadion untuk pertandingan ini menjadi polemik belakangan ini.

Pramono Anung menyikapi kehebohan terjadi di ruang publik. Venue laga Persija Jakarta kontra Persib Bandung diputuskan bukan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

Sementara, penetapan stadion untuk pertandingan Persija Jakarta versus Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda pada Minggu, 10 April 2026, pukul 15.30 WIB.

Pramono mengaku turut kecewa mendengar keputusan tersebut. Ia menyayangkan laga Persija kontra Persib Bandung kembali batal digelar di SUGBK.

"Saya termasuk yang kecewa. Jadi, bukan hanya the Jakmania atau siapa, saya termasuk yang kecewa," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Persija Vs Persib di Stadion GBK pada 2019
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/ama.

Gubernur Jakarta itu memahami apa yang dirasakan oleh suporter the Jakmania. Laga el clasico di Indonesia ini lagi-lagi tidak digelar di wilayah DKI Jakarta.

Laga ini tidak hanya mempersoalkan el clasico maupun Big Match. Namun pertandingan bergengsi pada pekan ke-32 penting untuk merebut gelar juara Super League 2025/2026.

Hingga pekan ke-31 musim 2025/2026, Persija Jakarta masih bertengger di posisi ketiga. Klub dijuluki Macan Kemayoran itu telah meraup 65 poin dari 20 menang, 5 seri, dan 6 kalah.

Sementara, Persib Bandung di bawah nahkoda pelatih Bojan Hodak masih kokoh di peringkat pertama dengan torehan 72 poin. Hasil tersebut tak lepas dari 22 menang, 6 seri, dan 3 kalah.

Adapun Borneo FC yang berusaha merebut posisi Persib Bandung saat ini bertengger di posisi kedua. Klub dijuluki "Pesut Etam" itu memiliki poin yang sama dengan Maung Bandung.

Tentu laga ini sangat penting. Persija bakal tampil habis-habisan menggagalkan Persib kembali merebut gelar juara ketiga kalinya.

Ditambah, Persija mendapat sokongan penuh di hadapan puluhan ribu the Jakmania. Hal ini menjadi peluang bagi Macan Kemayoran untuk asa juara musim 2025/2026.

Sayangnya Persija kembali terusir dari Jakarta. Terakhir kali, Macan Kemayoran menjamu Persib di SUGBK, Senayan, Jakarta pada Liga 1 musim 2019.

Selebihnya, laga kandang Persija melawan Persib digelar di luar Jakarta. Mulai dari Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada 1 Maret 2022.

Kemudian, Persija menjamu Persib di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi. Hal itu terjadi pada Liga 1 musim 2022/2023 dan Liga 1 2023/2024.

Hormati Keputusan Laga Persija Vs Persib Tidak Digelar di Jakarta

Namun demikian, Pramono menilai terkait keputusan yang diambil menetapkan laga kandang Persija di Samarinda. Hal ini tentu berkaitan demi menjaga situasi Ibu Kota tetap kondusif.

Menurutnya, keputusan ini berdasarkan hasil pertimbangan secara matang dilakukan bersama-sama oleh berbagai pihak. Pramono juga memahami alasan laga el clasico ini dipindah ke Samarindah.

"Tetapi apa pun yang menjadi keputusan bersama, tidak dipertandingkan di Jakarta, saya sebagai Gubernur karena ada alasan atau reasoning yang menurut saya sangat masuk akal," jelasnya.

Ia selaku Gubernur Jakarta tentu lebih mengutamakan kondusifitas di Ibu Kota. Hal ini mengingat laga Persija kontra Persib dinilai akan berlangsung tegang.

"Bagaimanapun saya lebih baik menjaga Jakarta tetap adem, ayem, dan tentram," lanjutnya.

Sebelumnya, Direktur Utama I League, Ferry Paulus menyampaikan pengumuman keputusan venue pertandingan el clasico ini. Ia mengatakan, laga Persija kontra Persib pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 akan digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.

"Liga akhirnya memutuskan pertandingan akan digelar di Kalimantan Timur, tepatnya di Samarinda. Waktunya tetap sama, yaitu tanggal 10 (Mei), jamnya 15.30 WIB," ujar Ferry Paulus saat menyampaikan hasil rapat antara I League, Persija, dan polisi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 6 April 2026.

Ferry Paulus mengungkap beberapa alasan laga Persija versus Persib batal digelar di Jakarta. Penyebab utamanya berkaitan dengan urusan keamanan.

Ia menambahkan, laga bertajuk Derbi Indonesia ini kerap mengundang kekhawatiran dari aspek keamanan. Selain itu, kepadatan agenda di Jakarta di sepanjang Mei 2026 juga menjadi pertimbangan venue dipindah ke Samarinda.

"Semula kita mau merencanakan untuk di Bali, tapi Bali bertanding tanggal 11, bahwa regulasi kita melarang untuk berhimpitan bertanding di satu stadion di hari yang berbeda. Nah, di Kalimantan Timur nggak ada pertandingan lain selain pertandingan yang akan kita gelar antara Persija dan Persib," terang Dirut I League itu.

Ferry menyampaikan laga ini tetap dapat dihadiri oleh suporter Jakmania. Hal ini mengingat Persija berstatus sebagai tim tuan rumah.

Sementara, Ketua panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persija Jakarta, Ferry Indrasjarief alias Bung Ferry mengungkapkan kekecewaannya. Macan Kemayoran kembali gagal bertanding melawan Persib di Jakarta.

"Kecewa sekali, padahal kita sudah berupaya bekerja sama dengan Jakmania, berupaya untuk menunjukkan bahwa perilaku suporter kita sudah bagus. Boleh dibilang selama musim ini kita tidak ada kejadian apa pun yang berarti sehingga membuat PSSI ataupun liga khawatir dengan kondisi ini," kata Bung Ferry.

(hap)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:59
01:27
00:49
02:49
02:17
01:53

Viral