- Instagram/andritany
Andritany Ngaku Pernah Dipandang Sebelah Mata oleh Thomas Doll di Persija Jakarta hingga Berhasil Buktikan Kualitas
tvOnenews.com - Kiper senior Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa mengungkap pengalaman menarik saat pertama kali bekerja sama dengan mantan pelatih Persija, Thomas Doll.
Andritany mengaku sempat dipandang sebelah mata oleh Thomas Doll ketika pelatih asal Jerman tersebut baru bergabung dengan Persija pada tahun 2022.
Saat itu, Doll disebut meragukan kualitas Andritany sebagai penjaga gawang utama karena faktor postur tubuh.
- Laman Persija Jakarta
Karier Andritany sendiri dimulai bersama Pesik Kuningan pada 2007 sebelum kemudian bergabung dengan Sriwijaya FC pada 2008. Setelah kesulitan mendapatkan menit bermain, ia akhirnya kembali ke klub asalnya, Persija Jakarta, pada tahun 2010 dan berkembang menjadi salah satu kiper terbaik di Indonesia.
Di level internasional, Andritany telah memperkuat tim nasional Indonesia sejak kelompok usia U-14 hingga senior.
Ia juga pernah meraih penghargaan Kiper Terbaik Piala Pelajar Asia U-18 tahun 2008 dan membawa Timnas Indonesia U-23 meraih medali perak SEA Games 2011.
Dalam perbincangan di kanal YouTube VINDES Official, Andritany menceritakan bagaimana Thomas Doll awalnya meminta manajemen Persija mencari penjaga gawang baru.
"Ketika Thomas Doll pertama kali datang ke Persija, ini cerita nyata, dia bilang, 'gua minta cariin satu kiper yang tinggi, gua nggak mungkin pakai kiper ini,'"
Pernyataan itu, menurut Andritany, merujuk langsung kepada dirinya. Ia menyebut Thomas Doll menilai dirinya terlalu pendek dan kurang ideal sebagai kiper.
"Ada orang nyampaiin ke saya, ya udah nggak apa-apa, kita buktiin aja,"
Alih-alih terpuruk, Andritany justru menjadikan keraguan tersebut sebagai motivasi untuk membuktikan kualitasnya di lapangan.
Hasilnya, pada musim pertama Thomas Doll melatih Persija, Andritany justru tampil impresif dan mencatat rekor clean sheet terbanyak di Liga 1 saat itu.
"Buktinya Thomas Doll datang di tahun pertama, saya malah pecahin rekor clean sheet terbanyak di Liga 1 waktu itu,"
Penampilan konsisten tersebut akhirnya mengubah pandangan Thomas Doll terhadap dirinya.
"Dia akhirnya bilang, ternyata beda kalau pemain berpengalaman tuh,"
Saat ini, Persija Jakarta ditangani pelatih asal Brasil, Marcisio Souza. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu berada di posisi ketiga klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan catatan 20 kemenangan, lima hasil imbang, dan enam kekalahan.