- tvOnenews-Ilham Giovani
Wakil Indonesia Musim Lalu Absen Kini Persija Jakarta Berpeluang Tampil di ASEAN Club Championship? Begini Kata I.League
Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Operasional I.League, Asep Saputra, angkat bicara soal peluang Persija Jakarta bakal tampil di ASEAN Club Championship pada musim depan. Hal ini lantaran Macan Kemayoran dipastikan finis di peringkat ketiga Super League 2025/2026.
Bila melihat dari tangga klasemen sementara, Persija kini mengantongi total 65 poin. Pasukan asuhan Mauricio Souza dipastikan tak dapat mengejar Borneo FC dan Persib Bandung di dua laga tersisa karena keduanya memiliki 75 poin.
Selain itu, pesaing terdekat yang berada di posisi keempat, yakni Dewa United yang kini total mengantongi 53 poin di pekan ke-32 Super League.
Di sisi lain, Persija yang finis di peringkat ketiga mengundang pertanyaan besar terkait apakah tim ibu kota itu akan tampil di kancah internasional atau tidak.
Pasalnya, dua tim teratas dipastikan akan tampil di kancah Asia. Peraih gelar juara nantinya akan bermain dalam play-off AFC Champions League (ACL) Two di musin depan.
Bila nantinya gagal lolos dari babak play-off, tim tersebut akan tampil di AFC Challenge League (ACGL). Sedangkan runner-up dipastikan akan memiliki 1 slot tetap di kompetisi serupa.
Namun, masih ada satu kompetisi tersisa yang bisa dimainkan tim dari Liga Indonesia. Ajang yang dimaksud adalah ASEAN Club Championship (ACC).
Berdasarkan regulasi, kompetisi tersebut seharusnya diikuti para tim berperingkat satu dan dua. Namun, berkaca dari musim ini, Persib dan Dewa United yang menjadi juara dan runner-up justru tak tampil di kompetisi tersebut dan berfokus di kancah Asia.
I.League pun pada awalnya sempat berencana mengirimkan tim peringkat ketiga saat itu Malut United. Namun, pihak AFF menolak permintaan operator Super League tersebut.
Kini, isu terkait tim Indonesia yang bakal tampil di ACC 2026/2027 pun mencuat di kalangan suporter. Terkait hal tersebut, Asep Saputra pun angkat bicara.
Asep mengatakan bahwa ada dua tim yang dipastikan tetap tampil di kancah Asia. Peraih gelar juara dan runner-up akan tampil di play-off ACL Two dan ACGL.
"Meskipun ada perubahan sistem di ACLE (AFC Champions League Elite) tapi status kita di musim depan enggak berubah," ujar Asep di Kantor I.League, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
"(Liga Indonesia) masih di play-off-nya ACL 2 dan juga AFC Challenge. Itu yang AFC," tambahnya.
Lebih lanjut, Asep juga menjelaskan bahwa tidak ada perubahan dalam regulasi di ACC musim depan. Ia menyebut jika perwakilan dari setiap liga ASEAN akan mengirimkan tim peringkat satu hingga ketiga.
Ia pun memperingatkan para tim di papan atas terkait padatnya kompetisi pada musim depan. Hal ini lantaran perwakilan Indonesia harus bermain di liga domestik, kompetisi Asia, hingga ACC.
"Yang ASEAN, kalau berkaca kepada regulasi, Entry Regulation-nya dari kompetisi memang menyebutkan juara dan juga the best next best place-nya jadi 1, 2, 3 dan lain-lain. Kita enggak mau berspekulasi. Kita dalam diskusi, tentu kita juga kemarin dalam pertemuan dengan klub-klub sampaikan memang agak berat nih musim depan," jelas Asep.
"Juara ada potensi sekali lagi kalau tak terhindarkan juga harus bermain di banyak kompetisi, salah satunya adalah ASEAN. Slot keduanya tentu adalah runner-up. Tetapi dalam konteks kita juga sudah menyampaikan kepada anggota apa kepada club owner, musim depan itu menjadi musim yang sangat panjang," sambungnya.
Meski demikian, dirinya menyebut jika pihak I.League tengah berupaya untuk berdiskusi dengan AFF untuk memberikan keringanan untuk tim berperingkat tiga hingga empat bisa tampil di ACC musim depan.
Jika hal tersebut terwujud, Persija dipastikan bakal mendapatkan slot untuk bisa tampil di ajang ACC. Kemudian, untuk perwakilan terakhir tentunya akan diperebutkan total empat klub.
Hingga pekan ke-32, di urutan terdepan ada Dewa United yang memiliki 53 poin. Kemudian, ada Persebaya Surabaya yang memiliki angka sama, yakni 52 poin.
Sedangkan Bhayangkara FC mengekor yang kini di peringkat ke-7 dan berpotensi bersaing memperebutkan tiket di ACC. Klub asal Lampung itu kini mengantongi 50 poin.
Meski tim peringkat ketiga dan keempat berpeluang tampil di ACC musim depan, namun Asep mengaku tak ingin memberikan janji manis.
Menurutnya, hal tersebut tergantung izin dari AFF untuk memperbolehkan selain tim juara dan runner-up Super League bisa tampil di kompetisi Asia Tenggara tersebut.
"Satu lagi ya, harapan kita mudah-mudahan bisa diberikan (slot tambahan). Tapi sekali lagi saya agak berhati-hati menyampaikan ini karena ini bukan sebuah janji, ini kan upaya. Kalau memang bisa diberikan kepada peringkat tiga atau tapi kalau berdasarkan regulasinya memang harus 1 dan 2," kata Asep.
"Tapi sekali lagi kita menunggu saja karena AFF kan nanti akan merilis jadi mohon juga jangan disalahartikan pernyataan saya menyampaikan 'Oh sudah'. Belum, jadi kita berupaya karena memang kita sangat ketat sekali. Karena kita dengar juga ASEAN Club Championship pesertanya nambah jadi 14 kan," tutupnya.
(igp/hfp)