news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan.
Sumber :
  • tvOnenews/Dwi RB

Bos Persib Buka Suara soal Larangan Registrasi FIFA: Bukan karena Tunggakan Gaji

Manajemen Persib akhirnya angkat bicara mengenai kasus larangan registrasi dari FIFA. Sanksi tersebut membuat Maung Bandung kena embargo transfer pemain baru.
Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:11 WIB
Reporter:
Editor :

Bandung, tvOnenews.com - Manajemen Persib akhirnya angkat bicara mengenai kasus larangan registrasi dari FIFA. Sanksi tersebut membuat Maung Bandung terkena embargo transfer dan dilarang mendaftarkan pemain baru.

Di laman resmi FIFA, sanksi itu tercatat mulai berlaku pada 29 Mei 2026 dan akan berjalan hingga hukuman dicabut. Kabar tersebut langsung menjadi sorotan karena Persib baru saja menjuarai Super League 2025/2026.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menanggapi informasi terkait larangan registrasi pemain baru tersebut. Setelah melakukan penelusuran, hukuman itu disebut berkaitan dengan penyelesaian kontrak Daisuke Sato pada pertengahan musim 2023/2024 lalu.

“Perlu kami jelaskan bahwa keputusan itu berasal dari satu perkara spesifik yang berkaitan dengan penyelesaian terminasi kontrak mantan pemain Persib, Daisuke Sato, pada tahun 2023,” kata Adhitia Putra Herawan, Sabtu (30/5/2026).

Ia menegaskan hukuman tersebut bukan disebabkan oleh penunggakan gaji pemain. Sebab, mayoritas sanksi yang diterima klub Indonesia dalam FIFA Registration Ban biasanya berkaitan dengan keterlambatan pembayaran hak pemain.

“Dengan demikian, persoalan ini bukan terkait penunggakan gaji pemain ataupun bentuk pengabaian terhadap hak-hak pemain sebagaimana yang mungkin dipersepsikan oleh sebagian pihak,” lanjutnya.

Adhitia mengatakan Persib selalu berkomitmen menjalankan tata kelola klub secara profesional. Karena itu, kewajiban terhadap kontrak pemain akan tetap dipenuhi dan persoalan ini diupayakan segera diselesaikan.

“Saat ini, kami sedang menyelesaikan kewajiban yang menjadi bagian dari keputusan itu dan menindaklanjuti seluruh proses administratif yang diperlukan. Setelah kewajiban itu diselesaikan, kami akan melanjutkan proses sesuai mekanisme yang berlaku di FIFA agar status tersebut ditinjau dan dicabut sebagaimana ketentuan yang berlaku,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Adhitia memastikan kepada Bobotoh dan para mitra bahwa situasi ini tidak memengaruhi aktivitas maupun pengembangan klub. Persiapan tim menghadapi musim baru juga disebut tetap berjalan meski ada larangan mendaftarkan pemain baru.

“Aktivitas operasional, persiapan tim, dan berbagai agenda strategis yang telah direncanakan tetap berjalan dengan baik dan sesuai target. Kami memahami besarnya perhatian dan kecintaan Bobotoh terhadap klub ini. Karena itu, kami merasa penting untuk memberikan penjelasan yang utuh,” pungkasnya.

(dwi/sub)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:15
01:03
09:09
05:21
07:09
01:51

Viral