- Media Piala Presiden
APPI Turut Soroti Singkatnya Jeda Piala Presiden 2026, Singgung Pemain Bukan Mesin Hingga Ancaman Cedera dalam Turnamen Pramusim
Jakarta, tvOnenews.com - Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) ikut menyoroti polemik jadwal semifinal Piala Presiden 2026 yang mempertemukan Persib Bandung kontra Persija Jakarta.
Setelah pelatih Persib Igor Tolic melontarkan kritik keras terhadap padatnya jadwal pertandingan, APPI menegaskan bahwa kesehatan dan keselamatan pemain harus menjadi prioritas utama.
Semifinal Piala Presiden 2026 mempertemukan dua rival abadi, Persib dan Persija, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Selasa (4/8/2026).
Namun, laga bergengsi tersebut berlangsung hanya sekitar dua hari setelah kedua tim menyelesaikan pertandingan terakhir di fase grup, sehingga memunculkan kritik dari berbagai pihak.
Sorotan pertama datang dari Igor Tolic yang mengingatkan bahwa regulasi FIFA dan rekomendasi internasional mengenai kesejahteraan pemain menempatkan jeda minimal 72 jam sebagai acuan pemulihan antarlaga. Kini, pandangan serupa juga disampaikan APPI melalui pernyataan resminya.
APPI menilai Piala Presiden sebagai turnamen pramusim yang seharusnya menjadi ajang membangun kebugaran pemain sebelum kompetisi resmi dimulai.
Karena itu, jadwal pertandingan dengan waktu pemulihan yang sangat singkat dinilai perlu dievaluasi agar tidak mengganggu proses persiapan klub menghadapi musim panjang.
Menurut Head of Medical APPI, dr Donny Kurniawan, fase pramusim merupakan periode ketika pemain masih meningkatkan kondisi fisik, menyesuaikan intensitas latihan, serta mengembalikan ritme pertandingan setelah masa jeda kompetisi. Dalam situasi tersebut, keseimbangan antara latihan, pertandingan, dan waktu pemulihan menjadi faktor yang sangat penting.
"Tujuan utama pramusim adalah mempersiapkan pemain agar mencapai kondisi fisik yang optimal untuk menjalani kompetisi yang panjang, bukan memaksakan tubuh bekerja melampaui kapasitas adaptasinya," kata dr Donny.
Dr Donny memperkuat kritik yang sebelumnya disampaikan Igor Tolic seusai Persib menyingkirkan Persija dengan skor 2-1. Pelatih asal Kroasia itu menilai padatnya jadwal berpotensi meningkatkan risiko cedera karena pemain dipaksa bertanding tanpa waktu pemulihan yang ideal.
Isu tersebut semakin relevan mengingat Persib akan menjalani musim yang sangat padat. Selain tampil di Super League, Maung Bandung juga akan berlaga di AFC Champions League Two, ASEAN Club Championship, Piala Indonesia, hingga masih harus mengakomodasi agenda pemain yang memperkuat Timnas Indonesia.