- ANTARA/Dian Hadiyatna
Super League 2026/2027: Ditahan Imbang Bhayangkara FC, Pelatih Persebaya Keluhkan Cuaca dan Angin jadi Biang Kerok
tvOnenews.com - Persebaya Surabaya harus puas mengakhiri pertandingan pertama mereka di Super League 2026/2027 dengan hasil imbang.
Bertamu ke markas Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Persebaya harus mengakhiri laga sama kuat.
Persebaya sebenarnya berhasil membuka keran gol lebih dahulu lewat Yann Mabella pada menit ke-13.
- officialpersebaya
Namun, Bhayangkara Fc yang bermain di depan pendukung sendiri berhasil menyamakan kedudukan pada babak kedua lewat sundulan Allano.
Pertandingan pun berakhir sama kuat 1-1 dengan kedua tim mendapatkan tambahan satu poin di laga perdananya.
Seusai laga, Pelatih Persebaya yakni Bernardo Tavares mengeluhkan cuaca yang panas dan angin kencang saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC sebagai salah satu penyebab merek kesulitan menjalani laga ini.
Selain itu, Tavares menilai pertandingan pertama memang tidak mudah, ditambah dengan faktor cuaca yang membuat permainan anak asuhnya kurang maksimal meskipun mampu memberikan perlawanan sengit terhadap tuan rumah.
"Pertandingan tadi cukup sulit, cuaca panas, angin kencang sehingga passing pemain banyak gagal," kata Tavares.
"Bhayangkara merupakan tim kuat, tahun lalu saja kalau tidak salah hanya Persib yang mampu menang, memang tidak mudah main di sini tapi kami mampu menciptakan gol pertama dan seharusnya bisa menang," katanya.
- ANTARA/Dian Hadiyatna
Sementara itu, pemain Persebaya Rachmat Irianto mengakui bahwa pertandingan awal memang selalu sulit bagi semua tim termasuk timnya.
"Tentu ini, pertandingan sulit, laga pertama selalu sulit, hasil ini kami kecewa karena tidak maksimal," kata dia.
Hasil imbang ini menempatkan kedua tim pada posisi ke-6 klasemen sementara Super League 2026/2027.
(ant/akg)