- Persib.co.id
2.505 Personel Dikerahkan Amankan Persib vs PSM di GBLA, Suporter Tanpa Tiket Bakal Diputar Balik
Jakarta, tvOnenews.com - Polrestabes Bandung menyiapkan pengamanan besar-besaran untuk pertandingan pembuka Persib Bandung di Super League 2026-2027.
Melawan PSM Makassar, sebanyak 2.505 personel diterjunkan untuk memastikan laga kandang perdana Persib yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (6/9/2026) pukul 19.00 WIB, berlangsung aman dan tertib.
Jumlah personel tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik strategis, baik di sekitar stadion maupun jalur yang menjadi akses menuju GBLA.
Polisi juga menyiapkan pola pengamanan berlapis untuk memastikan hanya penonton yang memiliki tiket resmi yang dapat memasuki kawasan pertandingan.
“Total pengamanan untuk pertandingan Persib Bandung melawan PSM berjumlah 2.505 personel. Sehingga pertandingan bisa berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi para penonton yang hadir di stadion,” kata Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin di Bandung, Sabtu (5/9/2026).
Pengamanan bahkan mulai dilakukan sejak siang hari sebelum pertandingan berlangsung. Personel dijadwalkan turun mulai pukul 14.00 WIB untuk melakukan skrining awal di sejumlah titik sebelum para suporter diarahkan menuju pintu masuk Stadion GBLA.
Polisi juga memberikan perhatian khusus terhadap area penukaran tiket, termasuk lokasi di Kiara Condong yang berada di kawasan milik TNI. Area tersebut sebelumnya sempat menjadi salah satu lokasi yang mengalami kepadatan sehingga pengaturan arus penonton menjadi bagian penting dari skema pengamanan.
Selain mengantisipasi kepadatan suporter, Polrestabes Bandung juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di Jalan Soekarno-Hatta. Kawasan Gedebage menjadi perhatian karena merupakan jalur nasional dengan mobilitas kendaraan yang tinggi, terutama ketika pertandingan Persib berlangsung.
“Rekayasa lalu lintas di Jalan Soekarno Hatta fleksibel, kita tahu itu jalan nasional, di Gedebage itu kita akan melaksanakan mitigasi,” ujar Asep.
Untuk menyaring penonton yang hendak menuju stadion, polisi akan memberlakukan penyekatan di tiga titik, yakni Babakan Sayang, Rancanumpang, dan Cimencerang. Pemeriksaan tersebut menjadi tahap awal sebelum penonton melanjutkan perjalanan menuju area Stadion GBLA.
Setelah melewati penyekatan, pemeriksaan kembali dilakukan ketika penonton hendak masuk ke area tribun. Langkah tersebut disiapkan sebagai upaya mencegah masuknya suporter tanpa tiket sekaligus mengantisipasi barang atau tindakan yang dapat mengganggu keamanan selama pertandingan.
“Kalau ada suporter yang tidak memiliki tiket, akan kami putar balik. Kami pastikan yang masuk ke GBLA adalah mereka yang memiliki tiket resmi,” tegas Asep.
Pengaturan lalu lintas juga dilakukan di sejumlah ruas jalan menuju GBLA agar pergerakan kendaraan penonton tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Polisi turut memperhitungkan mobilitas warga yang hendak menuju kawasan Masjid Al Jabbar pada waktu yang berdekatan dengan pertandingan.
Hal lain yang menjadi perhatian adalah jalur kereta api di kawasan Gedebage. Polisi akan melakukan sterilisasi kendaraan di sepanjang ruas tersebut karena kereta api dapat melintas setiap 15–20 menit.
“Kami juga akan melakukan sterilisasi di sepanjang Jalan Gedebage agar area sekitar stadion steril dari kendaraan, mengingat ada kereta yang melintas setiap 15–20 menit sekali,” kata Asep.