news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

FC Seoul.
Sumber :
  • AFC

Persib Bandung Dapat Ancaman Nyata, Wakil Korea Selatan di AFC 2 Jadi Calon Juara K-League

Tampil dari babak play off, Persib Bandung langsung menantang FC Seoul yang berasal dari pot 1. Pertandingan perdana Grup E ACL 2 ini pun akan digelar di Stadion Piala Dunia Seoul, 16 September 2026.
Senin, 7 September 2026 - 19:47 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Persib Bandung akan membuka babak fase grup AFC Champions League Two 2026-2027 dengan melawan calon juara Liga Korea Selatan, FC Seoul

Tampil dari babak play off, Persib Bandung langsung menantang FC Seoul yang berasal dari pot 1. Pertandingan perdana Grup E ACL 2 ini pun akan digelar di Stadion Piala Dunia Seoul, 16 September 2026. 

Di atas kertas, FC Seoul semakin kokoh di puncak klasemen K-League 1 2026 setelah mencatatkan lima pertandingan beruntun.

Bukan hanya peluang merebut gelar juara yang kini menjadi sorotan, FC Seoul juga mulai membidik rekor 86 poin milik Jeonbuk Hyundai yang telah bertahan sejak musim 2018.

Dilansir dari laman Seoul Daily, FC Seoul saat ini mengoleksi 59 poin dari 27 pertandingan dengan catatan 18 kemenangan, lima hasil imbang, dan empat kekalahan. Mereka unggul 17 poin atas Jeonbuk yang berada di posisi kedua serta berjarak 18 poin dari Ulsan HD di peringkat ketiga.

Performa impresif tersebut membuat FC Seoul berada dalam posisi sangat menguntungkan untuk mengakhiri penantian gelar sejak 2016. 

Tim asuhan Kim Gi-dong juga menunjukkan keseimbangan luar biasa dengan mencetak 53 gol dan hanya kebobolan 21 kali sepanjang musim ini.

Kekuatan FC Seoul tidak hanya bertumpu pada lini serang yang produktif. 

Sejumlah pemain seperti Jeong Seung-won dan Klimala menjadi bagian penting dari lini depan, sedangkan Kim Jin-su, Yazan, dan Ross turut membuat pertahanan Seoul sulit ditembus.

Kini, FC Seoul memiliki tantangan berbeda karena harus mengejar rekor perolehan poin tertinggi K League 1 dalam format kompetisi 38 pertandingan. Jeonbuk mencatat 86 poin pada 2018 melalui 26 kemenangan, delapan hasil imbang, dan hanya empat kekalahan.

Rekor tersebut bahkan dianggap sebagai angka keramat karena beberapa klub sebelumnya gagal melewatinya. FC Seoul membutuhkan sedikitnya 28 poin dari 11 pertandingan tersisa untuk melewati catatan tersebut, yang berarti mereka harus mempertahankan konsistensi luar biasa hingga akhir musim.

Ujian terbesar sudah menunggu dalam waktu dekat ketika FC Seoul harus menjalani dua pertandingan tandang melawan sesama kandidat papan atas. Mereka akan menghadapi Ulsan pada 8 September sebelum bertandang ke markas Jeonbuk empat hari kemudian.

Kim Gi-dong pun menyadari pentingnya dua pertandingan tersebut terhadap perjalanan timnya. 

"Saya percaya dua pertandingan pekan ini adalah titik balik terbesar musim ini. Para pemain bertekad untuk menang dengan segala cara," kata Kim Gi-dong dikutip Senin (7/9/2026). 

Kim Gi-dong menilai dua pertandingan pekan ini sebagai titik krusial terbesar FC Seoul musim ini dan meminta para pemain memiliki tekad untuk meraih kemenangan. 

Jika mampu melewati dua laga tersebut, peluang Seoul mempertahankan momentum sekaligus mengejar rekor 86 poin akan semakin terbuka.

Namun, perjalanan FC Seoul tidak akan mudah karena jadwal padat juga menanti pada September dan Oktober. 

Mereka harus membagi konsentrasi dengan kompetisi ACL 2 serta kehilangan sejumlah pemain yang dipanggil untuk memperkuat Korea Selatan pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

FC Seoul dijadwalkan menghadapi Persib Bandung pada 16 September dalam ajang ACL 2. Di tengah padatnya jadwal tersebut, sejumlah pemain seperti Hwang Do-yoon dan Park Sung-hoon juga berpotensi meninggalkan klub sementara waktu untuk memperkuat Korea Selatan di Asian Games.

Bahkan pengamat sepak bola memprediksi FC Seoul justru akan kesulitan menghadapi Persib Bandung dan lawan lain di sepanjang bulan September dan Oktober. 

“Jadwal Seoul di bulan September dan Oktober sangat padat sehingga tidak pasti apakah mereka dapat mempertahankan level performa mereka saat ini. Apakah mereka akan memecahkan rekor poin terbanyak akan bergantung pada seberapa efisien mereka mengelola skuad," kata pengamat. 
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:27
06:54
04:52
03:44
08:04
05:59

Viral