news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno.
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Beri Reaksi soal Insiden Penyerangan Bus Persib Bandung U-18, Diky Soemarno Harapkan The Jakmania Tak Terprovokasi

Mantan Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, mengungkapkan kekecewaannya atas insiden penyerangan terhadap rombongan Elite Pro Academy (EPA) Persib Bandung U-18.
Senin, 12 Oktober 2026 - 14:32 WIB
Editor :

‎Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, mengungkapkan kekecewaannya atas insiden penyerangan terhadap rombongan Elite Pro Academy (EPA) Persib Bandung U-18. Ia mengecam tindakan kekerasan tersebut sekaligus meminta agar pihak yang terbukti terlibat mempertanggungjawabkan perbuatannya.

‎Diky menjadi salah satu tokoh suporter Persija Jakarta yang turut memberikan perhatian terhadap insiden yang menimpa tim junior Persib Bandung. Melalui akun Instagram pribadinya, @dikysoemarno, ia menyampaikan keprihatinan terhadap keselamatan para pemain, ofisial, hingga awak bus.

‎Menurut Diky, kabar penyerangan terhadap rombongan Persib U-18 menimbulkan kesedihan sekaligus kekecewaan. Ia berharap seluruh anggota rombongan berada dalam kondisi aman setelah mengalami kejadian tersebut.

‎Mantan orang nomor satu di organisasi suporter Persija itu juga memberikan perhatian khusus kepada pihak yang dilaporkan mengalami luka. Ia mendoakan agar korban segera mendapatkan pemulihan dan bisa kembali menjalankan aktivitas seperti biasa.

‎“Sedih dan kesel denger kabar penyerangan terhadap bus yang membawa pemain Persib EPA di rest area Batang. Semoga seluruh pemain, staf, dan awak bus dalam keadaan aman. Untuk siapa pun yang terluka, semoga segera pulih,” tulisnya dalam Instagram story pribadinya. 

‎Diky kemudian mengingatkan bahwa dukungan terhadap klub sepak bola seharusnya ditunjukkan melalui tindakan yang positif. Menurutnya, kecintaan kepada sebuah tim tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan kekerasan yang membahayakan keselamatan orang lain.

‎Sebagai bagian dari keluarga besar Jakmania, Diky meyakini bahwa para suporter memiliki tujuan yang sama ketika memberikan dukungan kepada klub kebanggaannya. Ia menilai setiap pendukung tentu ingin menyaksikan pertandingan dengan penuh kebanggaan sekaligus kembali ke rumah dalam keadaan selamat.

‎“Sebagai bagian dari keluarga Jakmania, gue percaya kita sama-sama pengen mendukung klub dengan bangga dan pulang dengan selamat. Kekerasan terhadap siapa pun tidak bisa dibenarkan,” kata Diky. 

‎Selain mengecam tindakan kekerasan, Diky juga meminta agar insiden penyerangan terhadap Persib U-18 diusut secara menyeluruh. Ia menekankan pentingnya penggunaan fakta dan bukti untuk memastikan pihak yang benar-benar bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

‎Diky berharap proses pengusutan tidak didasarkan pada dugaan semata yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman. Ia menegaskan bahwa siapa pun yang terbukti terlibat dalam penyerangan harus mempertanggungjawabkan tindakannya.

‎“Gue berharap kejadian ini diusut sampai jelas berdasarkan fakta dan bukti. Siapa pun yang terbukti terlibat harus bertanggung jawab,” tegas Diky.

‎Sebelumnya, rombongan Persib Bandung U-18 dilaporkan mengalami penyerangan ketika dalam perjalanan pulang seusai menjalani pertandingan Elite Pro Academy. Insiden tersebut terjadi di Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah, pada Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.

‎Rombongan Maung Bandung sebelumnya baru saja menghadapi Garuda United di Stadion UNS, Surakarta. Dalam perjalanan menuju Bandung, mereka dilaporkan berpapasan dengan rombongan suporter Persija Jakarta yang baru kembali dari Yogyakarta.

‎Bus Persib U-18 kemudian menjadi sasaran penyerangan oleh sekelompok orang yang belum diketahui identitasnya secara pasti. Akibat kejadian tersebut, sejumlah kaca bus dilaporkan mengalami kerusakan, sementara beberapa koper milik pemain dan ofisial juga dilaporkan hilang atau dijarah.

‎Insiden tersebut turut menyebabkan Media Officer Persib, Pandu Persada, mengalami kekerasan fisik hingga harus berlindung di sebuah tempat tambal ban. Sementara itu, anggota tim akademi bernama Ridwan sempat terpisah dari rombongan sebelum akhirnya berhasil meninggalkan lokasi dengan selamat.

‎Menanggapi kejadian tersebut, Ketua Umum Jakmania, Muhammad Aditya Putra, sebelumnya juga telah menyampaikan permohonan maaf dan menegaskan bahwa tindakan penyerangan tidak dapat dibenarkan. Pihak Persib Bandung turut mengecam insiden tersebut serta meminta agar kasus ditangani secara serius dan objektif melalui jalur hukum.

‎(igp/rda) 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral