news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi.
Sumber :
  • tvOnenews-Ilham Giovani

Respons Tegas PSSI atas Insiden Kekerasan yang Menimpa Persib U-18: Tidak Ada Toleransi bagi Pelaku

PSSI sampaikan keprihatinan atas dugaan penyerangan ke rombongan Persib U-18 di Jawa Tengah. Sekjen PSSI, Yunus Nusi, sebut tindakan itu tidak bisa ditolerir.
Senin, 12 Oktober 2026 - 18:07 WIB
Editor :

Yunus menambahkan, sepak bola seharusnya menjadi ruang yang aman bagi semua kalangan. Setiap pemain, ofisial, pekerja media, maupun penonton berhak menjalankan aktivitasnya tanpa dibayangi ancaman kekerasan.

Ia juga mempertanyakan sampai kapan kekerasan yang mengatasnamakan rivalitas suporter akan terus terjadi. Menurutnya, kesadaran semua pihak diperlukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Kalau seperti ini ulah-ulah suporter, tidak akan ada damai di sepak bola kita. Bayangkan saja, anak-anak Elite Pro Akademi yang masih usia dini dibuat seperti ini oleh suporter,” kata Yunus.

PSSI turut meminta I.League dan klub terkait untuk mengambil langkah tegas menyikapi insiden tersebut. Selain itu, kepolisian didorong mengusut kronologi kejadian, mengidentifikasi para pelaku, dan memproses dugaan tindak pidana sesuai hukum yang berlaku.

Yunus mengingatkan bahwa rivalitas seharusnya tetap berada dalam batas kewajaran. Menurutnya, perbedaan dukungan terhadap klub tidak boleh menjadi pembenaran untuk melakukan kekerasan terhadap pihak lain.

“Kita juga berharap bahwa, ya, harus diakui rivalitas itu hanya 45 kali 2, itu pun cukup hanya ada di pemain. Suporter, ya, menang bersyukur, kalah harus diterima, dan tidak ada rivalitas yang ekstrem seperti ini,” tuturnya.

Ia kembali meminta aparat penegak hukum menangani kasus tersebut secara serius. Yunus berharap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran mendapatkan hukuman sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Insiden ini kembali menjadi pengingat bahwa keselamatan pemain muda harus mendapat perhatian serius dari seluruh pihak. PSSI menegaskan bahwa rivalitas dalam sepak bola tidak boleh menghilangkan rasa kemanusiaan maupun membahayakan keselamatan orang lain.

(sub)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral