news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Persija, Shin Tae-yong.
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Reaksi Shin Tae-yong usai Bus EPA Persib U-18 Diserang, Singgung Isu Pengurangan Poin

Shin Tae-yong mengecam penyerangan bus Persib U-18 dan mendesak pelaku dihukum berat. Ia juga menanggapi isu pengurangan poin Persija yang ramai dibahas publik.
Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:15 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menyesalkan adanya insiden penyerangan terhadap bus Elite Pro Academy (EPA) Persib Bandung U-18. Ia pun meminta aparat hukum untuk menindak tegas kejadian tersebut.

Seperti yang diketahui, rombongan Persib Bandung U-18 mengalami insiden penyerangan oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ketika dalam perjalanan pulang seusai menjalani pertandingan EPA U-18. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan pada bus tim hingga seorang ofisial dilaporkan menjadi korban kekerasan fisik.

Insiden tersebut terjadi setelah Persib Bandung U-18 menjalani pertandingan tandang menghadapi Garuda United. Laga lanjutan kompetisi Elite Pro Academy U-18 itu berlangsung di Stadion UNS, Surakarta, Minggu (11/10/2026).

Seusai pertandingan, rombongan Maung Bandung langsung bertolak menuju Bandung menggunakan bus tim. Namun, perjalanan pulang mereka justru diwarnai kejadian tidak menyenangkan ketika berhenti di salah satu rest area.

Terduga pelaku penyerangan bus Persib EPA U-18 ditangkap
Sumber :
  • Instagram @batanghelp

Berdasarkan keterangan resmi klub Persib, insiden tersebut berlangsung di rest area Batang KM 360, Jawa Tengah, sekitar pukul 21.30 WIB. Rombongan Persib U-18 dilaporkan mendapatkan serangan yang disebut dari sekelompok suporter The Jakmania.

Dalam rangkaian kejadian itu, bus yang membawa rombongan Persib U-18 dilaporkan menjadi sasaran penyerangan. Kendaraan tersebut mengalami kerusakan parah, sementara sejumlah koper milik pemain dan ofisial juga dilaporkan dijarah.

Insiden tersebut pun langsung menjadi sorotan dan kecaman dari berbagai pihak. Salah satu sosok yang tak luput mengomentari hal tersebut adalah Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong mengaku sangat menyesalkan terjadinya insiden tersebut. Ia bahkan menyebut peristiwa itu seharusnya tak boleh terjadi dalam sepak bola.

"Menurut saya, hal seperti itu sama sekali, 100 persen tidak boleh terjadi," ujar Shin Tae-yong di Persija Training Ground, Depok, Kamis (15/10/2026).

Lebih lanjut, pelatih asal Korea Selatan itu menyebut bahwa pihak klub sangat pantas untuk menuntut pertanggungjawaban suporter soal insiden tersebut.

Selain dari pihak klub, ia pun meminta aparat hukum untuk bertindak tegas dalam menangani insiden penyerangan terhadap tim Persib U-18.

"Jika ada kejadian seperti itu, klub memang harus menuntut dengan tegas kepada para suporter," kata Shin Tae-yong.

"Tetapi pihak penegak hukum harus menindak tegas dan menghukum orang-orang tersebut," tambahnya.

Akibat insiden tersebut, banyak spekulasi muncul di media sosial terhadap hukuman yang bakal menimpa Persija. Salah satu yang menjadi topik utama adalah pengurangan poin untuk tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut.

Namun, Shin Tae-yong menyebut jika insiden tersebut bukanlah murni akibat kesalahan Persija. Menurutnya, sebuah klub tak dapat mengontrol sepenuhnya terkait tindakan yang dilakukan para suporternya.

"Mengenai pengurangan poin tim, tentu saja klub harus bertanggung jawab atas hal-hal yang menjadi tanggung jawabnya, tetapi klub tidak bisa mengontrol semuanya sampai ke hal seperti ini. Bagaimana mungkin ofisial klub menguntit satu per satu dan mencegah masalah yang terjadi di rest area? Itu bukan salah klub," ucap eks pelatih Timnas Indonesia tersebut.

"Pihak berwenang harus menangkap dan menghukum berat orang-orang itu agar tidak ada masalah seperti ini lagi di masa depan. Melimpahkan hal itu kepada pihak klub tidak masuk akal. Tanggung jawab hukum secara tegas harus dijatuhkan kepada para individu pelaku," tutupnya. (igp/fan)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral