news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua Umum The Jakmania Muhammad Aditya Putra.
Sumber :
  • ANTARA/Donny Aditra

Ketum Jakmania: Wacana Pengurangan Poin Persija Imbas Insiden Penyerangan Tim EPA U-18 Tidak Tepat

Salah satu yang menjadi sorotannya adalah imbas insiden yang dikaitkan pada Persija. Di mana wacana pengurangan poin di Super League tidak tepat dikaitkan dengan insiden ini.
Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:12 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Jakmania, Muhammad Aditya Putra akhirnya angkat suara atas kelakuan tak terpuji oknum suporter pada penyerangan tim EPA U-18, Persib Bandung di Rest Area KM 380 Batang pada Minggu (11/10/2026) lalu. 

Salah satu yang menjadi sorotannya adalah imbas insiden yang dikaitkan pada Persija. Di mana wacana pengurangan poin di Super League tidak tepat dikaitkan dengan insiden ini. 

Menurut dia, wacana sanksi pengurangan poin perlu dilihat berdasarkan regulasi yang berlaku, karena aturan mengenai hal tersebut masih dalam tahap penyusunan sehingga belum dapat dijadikan dasar untuk menjatuhkan hukuman kepada Persija.

"Setahu saya, itu masih dalam tahap untuk dibuat regulasinya, bukan regulasi yang sudah berlaku saat ini," kata Aditya, Kamis (15/10/2026). 

Aditya mengakui insiden tersebut memiliki konteks berbeda karena terjadi jauh dari lingkungan suporter. Apalagi ada batas perimeter tertentu untuk menentukan sanksi Komite Disiplin PSSI. 

Aditya juga merujuk pernyataan Komite Disiplin (Komdis) PSSI yang menyebut kejadian tersebut merupakan ranah hukum pidana. Karena itu, dia menilai penanganan kasus sepenuhnya perlu diserahkan kepada aparat kepolisian.

Lebih lanjut dia menjelaskan proses hukum masih berjalan dan publik perlu menunggu perkembangan penyelidikan, termasuk kemungkinan bertambahnya pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

The Jakmania, lanjut dia, mendukung langkah kepolisian untuk mengusut tuntas insiden yang melibatkan rombongan pemain muda Persib Bandung itu. Organisasi suporter Persija tersebut juga memastikan tidak akan menghalangi proses hukum yang sedang berlangsung.

"Yang pasti kami mendukung mendukung setiap proses penegakan hukum oleh kepolisian dan tidak akan menghalangi upaya pengungkapan perkara," katanya. 

 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral