- tvonenews.com - Ilham Giovani
Rayhan Hannan Petik Pelajaran Berharga usai Rekor Sempurna Persija Jakarta di Super League Dihentikan Persita Tangerang
Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Persija Jakarta, Rayhan Hannan, mengungkapkan salah satu penyebab kekalahan Macan Kemayoran dari Persita Tangerang dalam lanjutan Super League 2026/2027. Pemain berusia 22 tahun tersebut menilai timnya kurang maksimal dalam memanfaatkan peluang meskipun mampu menunjukkan permainan yang cukup baik sepanjang pertandingan.
Persija Jakarta harus mengakui keunggulan Persita Tangerang dengan skor dramatis 2-3 pada pertandingan pekan kelima Super League 2026/2027. Duel kedua kesebelasan berlangsung di Banten International Stadium, Serang, Sabtu (17/10/2026) malam WIB.
Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri catatan sempurna Persija yang sebelumnya berhasil meraih empat kemenangan beruntun pada awal musim. Skuad asuhan Shin Tae-yong akhirnya harus merasakan kekalahan perdana setelah tampil konsisten dalam empat pertandingan sebelumnya.
Usai laga, Rayhan Hannan mengaku bahwa Persija sebenarnya mampu memperlihatkan permainan yang cukup baik saat menghadapi Persita. Namun, ia menyadari bahwa kegagalan memaksimalkan peluang menjadi salah satu faktor yang membuat Macan Kemayoran gagal membawa pulang poin.
“Saya rasa tim kami bermain baik, baik pada babak pertama maupun babak kedua. Tapi seperti yang Coach Shin bilang, kami kurang memaksimalkan peluang,” ujar Hannan, Sabtu (17/10/2026).
Dalam pertandingan tersebut, Persija harus menghadapi perlawanan sengit dari Persita yang tampil di hadapan pendukung sendiri. Pendekar Cisadane bahkan mampu membuka keunggulan lebih dahulu melalui gol cepat Luquinhas pada menit kelima.
Meski tertinggal, Persija berhasil memberikan respons dengan mencetak gol penyeimbang melalui Fabio Calonego pada menit ke-18. Gol tersebut membuat Macan Kemayoran kembali memiliki peluang untuk mendapatkan hasil positif dari pertandingan tandang tersebut.
Memasuki babak kedua, Persita kembali berhasil unggul setelah Rayco Rodriguez mencetak gol pada menit ke-61. Namun, Persija sekali lagi mampu menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Alexander Jeremejeff pada menit ke-74.
Ketika pertandingan tampak akan berakhir dengan skor imbang 2-2, Persija justru harus menerima kenyataan pahit pada masa injury time. Kesalahan Fabio Calonego dalam mengantisipasi bola berujung pada gol Aleksa Andrejic pada menit ke-90+5 yang memastikan kemenangan Persita.
Gol tersebut membuat perjuangan Persija untuk menyamakan kedudukan sebanyak dua kali menjadi sia-sia. Macan Kemayoran akhirnya harus pulang tanpa poin sekaligus kehilangan kesempatan mempertahankan rekor kemenangan sempurna pada awal musim.
Sementara itu, kemenangan atas Persija membuat Persita berhasil memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka dalam lima pertandingan awal Super League 2026/2027. Skuad berjuluk Pendekar Cisadane kini mengoleksi 11 poin dan menempati peringkat ketiga klasemen sementara.
Meski gagal meraih kemenangan, Persija masih bertahan di puncak klasemen dengan koleksi 12 poin dari lima pertandingan. Namun, posisi Macan Kemayoran kini hanya terpaut satu angka dari Persita yang terus memberikan tekanan dalam persaingan papan atas.
Rayhan Hannan pun menilai kekalahan dari Persita harus menjadi pelajaran penting bagi seluruh pemain Persija. Ia berharap hasil tersebut dapat menjadi bahan evaluasi agar Macan Kemayoran mampu memperbaiki kekurangan sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih juga kepada Jakmania yang sudah hadir," kata Hannan.
"Saya rasa kami mendapat pelajaran yang cukup baik buat Persija karena setelah lima, week kelima, akhirnya kami mengalami kekalahan perdana kami. Hal ini akan menjadi bahan evaluasi tim kami ke depan untuk pertandingan selanjutnya,” sambungnya.
Persija Jakarta selanjutnya dijadwalkan menghadapi Arema FC dalam lanjutan Super League 2026/2027 pada Rabu (21/10/2026) pukul 19.00 WIB.
(igp/rda)