- Dok. Persib
Dokter Persib Bandung Akhirnya Buka Suara soal Absen Dampingi Tim, Singgung Alasan Profesional dan Sumpah Dokter
Jakarta, tvOnenews.com - Dokter tim Persib Bandung, Wira Prasetya, akhirnya angkat bicara mengenai ketidakhadirannya saat Maung Bandung menghadapi Madura United dalam lanjutan Super League 2026-2027. Dia menegaskan keputusannya tidak mendampingi tim bukan berasal dari keinginan pribadi, melainkan karena alasan profesional yang untuk sementara belum bisa diungkapkan kepada publik.
Pernyataan tersebut disampaikan Wira setelah Persib Bandung dijatuhi sanksi denda oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Maung Bandung harus membayar Rp25 juta akibat tidak didampingi dokter tim ketika menghadapi Madura United pada 22 Oktober 2026.
Melalui klarifikasinya, Wira mengaku sebenarnya sangat ingin tetap berada bersama skuad Persib, terlebih tim sedang menghadapi jadwal pertandingan yang cukup padat. Namun, dia menyebut tidak memiliki kewenangan untuk menentukan seluruh keputusan yang berkaitan dengan kehadirannya bersama tim.
"Ketidakhadiran saya sebagai dokter mendampingi tim bukan karena keinginan saya pribadi, sesungguhnya saya amat sangat INGIN mendampingi tim dan saya amat sangat SIAP ketika diminta kapanpun untuk mendampingi tim, namun saya hanya seorang dokter dan tidak memiliki kuasa apapun," ujar Wira dalam keterangan resmi yang diterima pada Selasa (3/11/2026).
Wira juga menjelaskan bahwa persoalan tersebut berkaitan dengan pertimbangan profesional tertentu yang belum waktunya disampaikan secara terbuka. Bahkan, menurutnya, potensi sanksi dari Komdis PSSI sudah diketahui oleh manajemen Persib sebelum pertandingan melawan Madura United berlangsung.
Sebagai warga asli Bandung sekaligus Bobotoh sejak 1994, Wira mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan klub berjuluk Maung Bandung tersebut. Dia menegaskan tidak mungkin meninggalkan Persib begitu saja, apalagi ketika tim membutuhkan dukungan medis di tengah padatnya kompetisi.
"Sebagai orang yang lahir dan tumbuh besar di Kota Bandung, saya sudah menjadi bobotoh sejak tahun 1994, dan saya sangat mencintai klub ini, dan tidak mungkin saya meninggalkan tim begitu saja apalagi tim sedang menghadapi jadwal yang padat," katanya.
Dokter yang telah berkarier hampir 20 tahun itu juga menyinggung prinsip profesinya. Wira mengaku sudah 12 tahun menyandang gelar dokter spesialis dan tetap berpegang pada sumpah profesi yang mengutamakan kemanusiaan serta keselamatan setiap insan.