- AFC
Ferry Paulus Apresiasi Borneo FC dan Persib Bandung Lolos Fase Knock Out Liga Champions Asia
Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus mengapresiasi keberhasilan Borneo FC Samarinda dan Persib Bandung untuk menembus fase knock out Liga Champions Asia.
Tampil di dua kompetisi Asia di kasta berbeda, baik Borneo FC dan Persib Bandung berhasil finis sebagai juara grup dan lolos ke fase knock out.
Borneo FC lebih dahulu mengunci babak perempat final setelah finis di peringkat pertama fase grup AFC Challenge League 2026-2027. Borneo FC berhasil mempertahankan rekor tim Indonesia yang konsisten lolos ke fase knock out di kasta ketiga Liga Champions Asia ini.
Sementara itu di tahun ketiganya tampil di AFC Champions League Two, Persib Bandung terus berkembang dengan menjadi klub penyumbang koefisien tertinggi di antara klub Liga Indonesia yang tampil di Asia.
Bahkan Persib telah dipastikan lolos ke fase knock out dengan menyisakan dua laga di babak Grup E.
Pencapaian ini diakui Ferry Paulus tak lepas dari meningkatnya kualitas kompetisi. Termasuk penambahan kuota asing yang diberikan I.League sejak musim lalu.
"Iya, dengan ditambahnya slot pemain asing, kemudian ada rotasi pemain-pemain asing yang dilakukan oleh beberapa klub, terutama Persib, ya, Persib yang lebih ajek (siap)," kata Ferry Paulus, Kamis (5/11/2026).
Persib Bandung bahkan menang dari klub yang berasal dari negara di atas Liga Indonesia. Hal ini diakui Ferry menunjukkan bahwa klub Liga Indonesia bisa bersaing di kancah Asia.
"Rasanya ini juga menunjukkan bahwa sepak bola Indonesia, khususnya kompetisi Indonesia ini sudah jauh meningkat," kata Ferry.
Ferry Paulus mengakui bahwa jadwal padat di musim ini telah disesuaikan dengan kebutuhan Persib dan Borneo yang bermain mewakili Liga Indonesia.
Hal ini berbeda dari musim-musim sebelumnya di mana jadwal pertandingan seringkali mengalami perubahan akibat penampilan wakil Indonesia di ajang internasional.
"Sinkronisasi yang kita lakukan juga bersama dengan klub-klub sehingga mereka juga mendapatkan katakanlah menit atau recovery rest yang memadai, ya," kata Ferry.
"Ini jauh lebih baik, jadi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya lebih baik, meskipun kalau kita melihat skuad-nya ya plus minus lah ya. Tetapi indikator yang paling bisa dilihat adalah hasil pertandingan demi pertandingan di kompetisi atau level Asia," tutupnya.