news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Manajemen Bali United Bertemu Suporter di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Sumber :
  • Dok Bali United

Belajar dari Tragedi Kanjuruhan yang Tewaskan Ratusan Suporter, Manajemen Bali United Siap Tingkatkan Keamanan Stadion Kapten I Wayan Dipta

Bali United menggelar sosialisasi Safety and Security Stadion Dipta bersama perwakilan suporter pada hari Sabtu lalu sebagai respons dari Tragedi Kanjuruhan
Selasa, 18 Oktober 2022 - 17:42 WIB
Reporter:
Editor :

Bali - Bali United menggelar sosialisasi Safety and Security Stadion Dipta bersama perwakilan suporter pada hari Sabtu (15/10) lalu. Sosialisasi ini merupakan respons dari tragedi Kanjuruhan yang menelan ratusan korban jiwa.

Pada acara itu, bahasan utama yang dibicarakan mengenai edukasi serta masukan dari para suporter untuk mendukung tim kebanggaannya di stadion. Selain itu, pertemuan ini membahas agar tragedi berdarah tersebut tidak terjadi di markas Bali United.

"Kita semua harus melihat kejadian masa lalu ini untuk melihat kedepan. Melalui tragedi Kanjuruhan semua pihak bukan saling menyalahkan tapi bisa belajar. Dari pihak keamanan, kepolisian, suporter, panitia pelaksana, dan semua aspek dalam pertandingan. Semua saling bersatu dan mendukung. Bisa dilihat dari bersatunya beberapa suporter yang terkenal rivalitasnya. Kita bisa introspeksi dari kejadian duka ini untuk menjadi lebih baik untuk sepak bola Indonesia. Manajemen Bali United sendiri tentu akan meningkatkan standar keamanan di stadion,," ungkap pemilik Bali United, Pieter Tanuri, dilansir dari laman resmi Bali United, Selasa (18/10).

Adapun peserta yang hadir pada acara sosialisasi kali ini berasal dari suporter, mulai dari North Side Boys, Brigaz Bali, Semeton Dewata Tabanan, Semeton 69, Soccer Community, Semeton Tridatu Pemecutan, Fatherless, Semeton Nyem Lalah, North Bali Holigan, dan beberapa perwakilan kelompok suporter lainnya.

Para peserta yang hadir pun memberikan masukan kepada manajemen Bali United tentang pengamanan di stadion. Peningkatan, evakuasi keamanan di stadion, dan kejadian di areal stadion menjadi pembahasan bersama suporter.

Manajemen Bali United pun menerima masukan dari suporter, dan siap meningkatkan keamanan selama pertandingan. Sebab, hal ini akan membuat penonton lebih aman dan nyaman ketika menyaksikan pertandingan Bali United.

"Perihal keamanan dari kami panitia sendiri selama ini memakai pakaian adat. Ini adalah budaya dan lebih disegani, hanya kekurangan kami selama ini memang tidak memakai rompi steward. Hal ini akan kami perbaiki. Kelebihan petugas keamanan kami sudah menjalani workshop dari operator liga PT LIB dan memperoleh arahan langsung dari Security Officer (SO) AFC yang berpengalaman. Tentu ini sudah menjadi tanggung jawab kami dari panitia untuk menjamin keamanan dan kenyaman para suporter yang hadir ke Stadion Dipta," jelas Ketua Panpel Stadion Dipta, Ketut Suantika.

Dengan kesiapan para petugas keamanan yang disiapkan oleh panitia pelaksana Stadion Dipta menjadi poin penting bahwa homebase Bali United sangat layak dan aman untuk menyelenggarakan pertandingan dalam situasi dan kondisi apapun. Asalkan suporter yang hadir dapat mengikuti tata tertib yang berlaku di stadion.

Lebih lanjut, terdapat pula masukan dari salah satu perwakilan suporter yang hadir perihal keamanan di luar stadion khususnya penjagaan di areal parkir. Apalagi Stadion Dipta sejauh ini belum memiliki lahan parkir yang memadai sehingga kendaraan para suporter pendukung ini memarkir kendaraannya tidak terjangkau dan terkontrol dengan aman oleh para petugas parkir dan keamanan Stadion Dipta. Sehingga pengalaman beberapa musim terakhir, banyak suporter yang kehilangan helm, knalpot hingga motor ketika menyaksikan pertandingan Bali United.

Ketut Suantika selaku penanggung jawab pelaksanaan pertandingan di Stadion Dipta menanggapi lebih lanjut perihal permasalahan tersebut. Pria asli Gianyar tersebut menyampaikan bila manajemen saat ini sedang mempersiapkan lahan parkir untuk para suporter yang hadir ke Stadion Dipta.

“Seperti yang diketahui bersama bila memang kendala selama ini penyediaan lahan parkir yang memadai untuk para suporter. Kami dari manajemen bersama Pemda Gianyar dan PUPR sedang mengupayakan lahan parkir di desa Getas kurang lebih 2 hingga 3 hektar dekat dengan Stadion Dipta,” jelas Ketut Suantika.

Perubahan terus berjalan demi memberikan kenyamanan dan keamanan bagi suporter yang memberikan dukungan di Stadion Dipta. Selain itu, penyediaan alarm antisipasi bencana, klinik pertolongan dan beberapa petunjuk titik kumpul ketika terjadi bencana akan dipersiapkan. Targetnya memang akan diterapkan bertahap dalam kompetisi musim ini.

“Kami dari manajemen juga mulai mempersiapkan mushola untuk suporter yang ingin menjalani ibadah sholat. Lalu akan ada klinik pertolongan pertama, alarm untuk antisipasi bencana, petunjuk titik kumpul dan beberapa single seat yang rusak akan diperbaiki. Semua ini tentu untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para suporter yang hadir ke stadion,” tutup Pria yang akrab disapa Rojak ini.

Yang tidak kalah menarik adalah rencana pemakaian pendeteksi wajah suporter dan pemberian tiket penonton yang lebih detail untuk memberikan kenyamanan dan keamanan. Dengan begitu, suporter yang membeli tiket akan duduk sesuai nomor kursi yang tertera dalam tiket. Tribun yang tidak memiliki single seat tidak diperjualbelikan. Pendeteksi wajah ini akan menjadi penerapan pertama jika benar dilakukan di Stadion Dipta di kompetisi Liga 1 Indonesia. (fan)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:29
07:08
00:58
01:40
02:13
02:51

Viral