- instagram Rio Ferdinand
Rio Ferdinand Blak-blakan: Ini Satu-satunya Bintang MU yang Bebas Tekanan, Harapan Baru Bagi Setan Merah
tvOnenews.com - Rio Ferdinand tak ragu mengungkapkan pandangannya soal kondisi mental skuad Manchester United saat ini.
Di tengah tekanan besar, warisan kegagalan masa lalu, dan ekspektasi tinggi yang membebani banyak pemain, legenda Setan Merah itu menilai hanya ada satu nama yang tampil benar-benar lepas.
Pemain tersebut hadir tanpa “luka” dan tanpa “beban masa lalu”, sehingga mampu bermain dengan pikiran jernih dan penuh keberanian.
Menurut Ferdinand, kehadiran pemain muda dari akademi justru membawa energi berbeda bagi Manchester United. Sosok itu adalah Shea Lacey, talenta 18 tahun yang baru menapaki level senior.
Di mata Ferdinand, Lacey bukan hanya sekadar prospek masa depan, melainkan simbol kesegaran di tengah skuad yang kerap terlihat ragu dan terbebani sejarah panjang klub.
Shea Lacey, Angin Segar dari Akademi
Shea Lacey perlahan mulai mencuri perhatian publik Old Trafford. Sejauh ini, ia telah mencatatkan tiga penampilan bersama tim utama Manchester United, dua di antaranya terjadi saat Darren Fletcher masih menjabat sebagai pelatih sementara.
Transisi dari akademi ke level senior yang ia jalani terbilang cepat, namun Lacey justru terlihat nyaman.
Momen paling mencolok datang pada penampilan keduanya ketika masuk sebagai pemain pengganti dalam laga imbang 2-2 melawan Burnley.
- instagram Shea Lacey
Dalam situasi penuh tekanan, Lacey hampir mencetak gol spektakuler lewat tendangan melengkung ke sudut atas gawang. Sayangnya, bola hanya membentur mistar. Meski gagal berbuah gol, momen tersebut menjadi bukti keberaniannya mengambil risiko.
Beberapa hari kemudian, Lacey kembali dipercaya tampil di ajang Piala FA melawan Brighton and Hove Albion. Laga tersebut menandai debut kandangnya di Old Trafford.
Masuk pada menit ke-62, ia menjalani penampilan terpanjangnya sejauh ini, meski belum mampu menyelesaikan pertandingan hingga akhir.
Kartu Merah, Air Mata, dan Dukungan Old Trafford
Laga melawan Brighton menjadi pengalaman emosional bagi Lacey. Setelah menerima kartu kuning, pemain berusia 18 tahun itu secara kontroversial kembali diganjar kartu kuning kedua karena protes, yang berujung kartu merah pada menit ke-89.
Keputusan wasit memicu perdebatan, mengingat situasi dan usia sang pemain. Saat berjalan menuju terowongan, ekspresi sedih terlihat jelas di wajah Lacey.
Namun, momen tersebut justru berubah menjadi dukungan emosional ketika para pendukung Old Trafford memberikan sambutan hangat. Tepuk tangan itu seolah menjadi pesan bahwa kesalahan adalah bagian dari proses belajar.
Kini, menjelang rangkaian laga penting Manchester United, Lacey berharap bisa terus mengembangkan pengalamannya di tim utama, terutama di bawah asuhan pelatih baru Michael Carrick.
Dukungan dari figur sekelas Rio Ferdinand pun menjadi sinyal kuat bahwa Lacey layak mendapat kesempatan lanjutan.
Rio Ferdinand: “Dia Datang Tanpa Beban, Itu Langka”
Dalam ulasannya di kanal YouTube pribadinya, Rio Ferdinand memberikan pujian terbuka kepada Shea Lacey. Ia menilai kepercayaan diri sang pemain menjadi faktor paling menonjol.
“Tahukah Anda hal yang paling menonjol darinya? Dia percaya diri dan yakin akan kemampuannya, dan dia memiliki banyak kemampuan karena kami telah mengawasinya selama beberapa tahun di akademi muda,” ujar Ferdinand.
Lebih jauh, Ferdinand menekankan aspek mental yang menurutnya jarang dimiliki pemain MU saat ini.
> “Tetapi dia satu-satunya yang Anda lihat di lapangan, dia tidak memiliki luka mendalam dari rezim sebelumnya, dari manajer masa lalu. Dia baru saja datang, dan dia tidak memiliki beban itu.”
Ia menambahkan bahwa Lacey bermain dengan pola pikir bebas.
“Pola pikirnya bebas dari semua itu, dan dia datang dengan jernih, berkata, ‘Saya hanya perlu bermain bagus’, dan itu seperti angin segar.”
Ferdinand juga menyoroti keberanian Lacey meminta bola dan menciptakan sesuatu tanpa rasa takut.
> “Tidak ada yang disembunyikan atau berpikir, ‘Saya tidak ingin membuat kesalahan’. Dia di lapangan berpikir, ‘berikan saya bola’… dan ketika dia mendapatkannya, dia memang terlihat mengancam.”
Di akhir, Ferdinand berharap Lacey tidak langsung disingkirkan dari tim utama ketika pemain senior seperti Bryan Mbeumo dan Amad Diallo kembali.
Menurutnya, akan sangat menarik melihat bagaimana Manchester United mengelola bakat muda yang bermain tanpa beban masa lalu—sesuatu yang kini terasa langka di Old Trafford. (udn)