news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mantan kapten Setan Merah, Gary Neville.
Sumber :
  • instagram Gary Neville

Michael Carrick Dianggap Belum Pantas, Gary Neville Desak MU Datangkan Pelatih Kelas Dunia: Orang itu Adalah Ancelotti

Eks kapten Setan Merah, Gary Neville menyatakan ketidaksetujuannya jika Michael Carrick nantinya dipertimbangkan sebagai solusi pelatih jangka panjang MU
Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:29 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Penunjukan Michael Carrick sebagai pelatih kepala Manchester United hingga akhir musim 2025/2026 langsung memantik perdebatan tajam. Salah satu suara paling keras datang dari legenda klub sendiri, Gary Neville

Mantan kapten Setan Merah itu secara terbuka menyatakan ketidaksetujuannya jika Carrick nantinya dipertimbangkan sebagai solusi jangka panjang, meski statusnya saat ini masih interim.

Bagi Neville, Manchester United berada dalam fase krusial yang tidak boleh disikapi dengan keputusan emosional. Ia menilai situasi klub terlalu kompleks untuk diserahkan kepada pelatih yang masih minim pengalaman di level elite. 

Sikap blak-blakan Neville ini sekaligus mencerminkan kegelisahan publik Old Trafford terhadap pola lama: solusi sementara yang berujung stagnasi.

Neville Ingatkan Risiko Terjebak Solusi Darurat

Carrick resmi menduduki kursi pelatih kepala pada Selasa (13/1/2026), tak lama setelah manajemen memecat Ruben Amorim usai 14 bulan masa kerja yang penuh gejolak. 

Keputusan ini diambil sebagai langkah darurat, namun Neville menilai bahaya justru muncul jika United terlena oleh hasil jangka pendek.

Michael Carrick
Sumber :
  • instagram Michael Carrick

Berbicara dalam podcast *Stick to Football*, Neville menegaskan klub harus disiplin dengan rencana besarnya.

“Saya sangat berharap Michael sukses besar. Namun, baik bagi dia maupun klub, tidak boleh ada pembicaraan untuk mempertahankan pekerjaan ini lebih dari musim sekarang,” tegas Neville.

Menurutnya, tekanan di Old Trafford tidak sebanding dengan status Carrick sebagai pelatih interim. Apalagi, debut Carrick langsung diwarnai tantangan ekstrem: memimpin United dalam laga derby melawan Manchester City. 

Targetnya pun tidak ringan, yakni mengamankan tiket Liga Champions di akhir musim.

Mengapa Carrick Dinilai Belum Pantas Jadi Pelatih Tetap?

Meski dihormati sebagai legenda klub dan eks gelandang yang meraih lima gelar Liga Inggris bersama MU, Carrick dinilai belum memiliki rekam jejak memadai untuk memimpin klub sebesar Manchester United. 

Pengalaman kepelatihannya bersama Middlesbrough dianggap belum cukup untuk mengelola tekanan, ekspektasi global, dan dinamika ruang ganti penuh bintang di Old Trafford.

Neville menyoroti bahwa United sudah terlalu sering “bereksperimen” sejak era Sir Alex Ferguson berakhir. 

Kembalinya Carrick sebagai pelatih sementara bahkan menandai perubahan manajer ke-12 dalam periode tersebut. Situasi ini, menurut Neville, seharusnya menjadi alarm keras bagi manajemen agar berhenti mengambil jalan pintas.

Ia juga menilai, apa pun hasil yang diraih Carrick dalam waktu singkat, klub tidak boleh terbawa suasana. Konsistensi jangka panjang dan daya tarik global United justru membutuhkan figur dengan wibawa internasional, bukan sekadar sosok internal yang familiar.

Ancelotti dan Pelatih Kelas Dunia Jadi Solusi Ideal

Dalam pandangan Neville, Manchester United harus mulai bergerak agresif mendekati pelatih kelas dunia untuk musim depan. Ia secara terbuka menyebut Carlo Ancelotti sebagai kandidat utama, di atas nama Thomas Tuchel dan Mauricio Pochettino.

Carlo Ancelotti tinggalkan Real Madrid
Sumber :
  • REUTERS/Susana Vera

“Jika ada satu orang yang memiliki kesabaran dan pengalaman yang dibutuhkan klub saat ini, itu adalah Ancelotti,” ujar Neville.

Alasan Neville cukup jelas. Ancelotti dinilai memiliki ketenangan luar biasa saat menghadapi krisis, jam terbang tinggi di Liga Inggris dan kompetisi Eropa, serta kemampuan mengendalikan ruang ganti bertabur bintang. 

Neville bahkan menilai kehadiran sosok seperti Ancelotti bisa menjadi magnet bagi pemain-pemain top.

“Tuchel dan Ancelotti menghadirkan aura profesional yang kuat. Jika menunjuk pelatih yang terlalu muda, United bisa kehilangan banyak target pemain. Seseorang seperti Ancelotti justru bisa membuat pemain tertarik datang,” katanya.

Carrick Fokus Jaga Stabilitas, Manajemen Siapkan Rencana Besar

Sementara perdebatan berlangsung, manajemen United melalui Direktur Sepak Bola Jason Wilcox disebut memanfaatkan periode “pinjaman” bersama Carrick untuk menyusun proses rekrutmen pelatih permanen yang lebih matang. 

Kehadiran Sir Jim Ratcliffe hingga keluarga Glazer di kompleks latihan Carrington pada Kamis (15/1/2026) menegaskan betapa pentingnya masa transisi ini.

Carrick sendiri diposisikan sebagai penjaga stabilitas hingga akhir musim. Tugas utamanya jelas: menjaga performa tim dan mengamankan tiket kompetisi Eropa. 

Namun, sesuai peringatan Neville, peran tersebut seharusnya berhenti di sana, tanpa berlanjut menjadi eksperimen jangka panjang yang kembali menunda kebangkitan Manchester United. (udn)
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:00
10:04
02:11
03:07
01:56
05:09

Viral